SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pasangan Wali kota/Wakil Wali kota Tangerang Arief-Sachrudin bakal mengakhiri masa bhakti pada 26 Desember 2023 mendatang. Namun meski masih ada waktu sekitar dua bulan lagi, Sachrudin nampaknya sudah mulai menyampaikan “kata-kata perpisahan” sebagai Waki Wali kota Tangerang kepada para pegawai Pemkot Tangerang saat menjadi pembina apel Senin (16/10/2023) pagi tadi.
Tidak seperti biasanya juga, ketika menyampaikan amanatnya, orang nomor dua di Kota Tangerang berbicara cukup lama di hadapan pegawainya. Awalnya Sachrudin menyinggung netralitas ASN dan kondusifitas dalam Pemilu 2024 khususnya jelang tahapan kampanye. Dia meminta agar para anak buahnya tidak menunjukkan keberpihakan kepada kontestan pemilu mana pun meski mempunyai hak pilih hingga ada kalanya “kebablasan” mendukung kontestan tertentu. Tapi dia kemudian mendadak berbicara mengenai masa baktinya yang tak lama lagi.
“Ini saya paling lama mungkin dua kali lagi jadi pembina apel. Sekalian saja saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah bekerja sama membangun Kota Tangerang. Bersama-sama melayani masyarakat. Semuanya mempunyai andil yang besar dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Tangerang,”katanya.
Sachrudin menerangkan, selama 10 tahun memimpin bersama Wali kota Tangerang, dirinya mengungkapkan tanpa peran anak buahnya, tentu dia bukanlah apa-apa. “Begitu juga kalau tanpa didukung oleh masyarakat, tentu saja tidak bisa bekerja dengan baik. Karena tanpa ada partisipasi orang lain maka hal itu tidak akan ada dilaksanakan. Itu artinya apa? Tidak ada yang bisa hidup sendirian, tanpa bantuan orang lain,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin juga menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait khususnya para camat dan lurah di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang agar lebih pro- aktif dalam merespon serta menyerap informasi dari masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.
Hal tersebut guna meminimalisir dampak kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia akibat badai El-Nino, termasuk di Kota Tangerang. “Seperti yang kita ketahui bersama, musim kemarau panjang masih melanda yang berakibat di sejumlah daerah mengalami kekeringan. Ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua karena akan berdampak tidak hanya pada kebutuhan air tetapi juga pangan,” tuturnya.
Baca Juga: Sachrudin Tekankan Peran Penting Damkar, Satpol PP dan Satlinmas
“Walaupun di Kota Tangerang belum ada yang tergolong memprihatinkan, tetapi perlu tetap kita waspadai. Karena itu saya minta agar seluruh OPD, termasuk camat, lurah agar dapat menyampaikan tentang pentingnya menggunakan air dengan efektif dan efisien. Serap informasi dan segera respon jika ada masyarakat yang kekurangan air bersih,” imbuhnya.
Namun demikian, Sachrudin, juga tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan bersiap dalam menghadapi musim penghujan yang juga akan segera tiba. “Sebagai antisipasi jelang musim penghujan, saya minta juga agar ingatkan terus warga tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ajak masyarakat untuk bekerja bakti membersihkan saluran air, gorong-gorong, agar arus air tidak tersumbat,” terang Sachrudin. (made)
























