SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA – Masih ditemukannya siswi yang mengalami anemia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang gencarkan Program Gerakan Rabu Ceria Generasi Gemilang atau Garasi Gemilang. Dinkes mencatat ada 36,5 persen remaja putri dari 46 ribuan siswi di Kabupaten Tangerang mengalami anemia.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Sri Indriyani, usai acara Gebyar Garasi Gemilang di Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Pasir Nangka Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Rabu (18/10/2023).
“Pada bulan Januari dan Februari 2023, kami melakukan pemeriksaan HB pada remaja putri kelas 7 dan 10 se Kabupaten Tangerang dengan jumlah sekitar 46 ribuan siswi, kami dapatkan hasilnya 36,5 persen mengalami anemia. Padahal, pemberian tablet penambah darah sudah dilakukan,” ujar dokter yang akrab disapa Indri kepada Satelit News.
Lanjut dr Indri, setelah dilakukan evaluasi ternyata tingkat kepatuhan minum tablet penambah darah masih rendah. “Oleh karena itu, Pemkab Tangerang melalui Dinkes menggulirkan program Gerakan Rabu Ceria Generasi Gemilang atau Garasi Gemilang,” ujarnya.
Menurut Indri, remaja putri sangat berpotensi terkena anemia, karena mulai haid. Kemudian konsumsi makanan dengan gizi tidak seimbang, seperti upaya diet yang tidak sehat sehingga kurangnya protein.
“Maka saat Garasi Gemilang kami berikan juga edukasi mulai dari sarapan bersama, dan kami juga berikan edukasi tentang gizi,” ucapnya.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tangerang Temukan 203 Kasus HIV Baru, Mayoritas Usia Produktif
Indri juga mengaku, pihaknya berkolaborasi dengan Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka, untuk ikut memotivasi anak-anak di sekolah sebagai konselor sebaya untuk edukasi gizi. “Nah, setelah edukasi, selanjutnya minum tablet tambah darah,” jelasnya.
Bahkan dalam praktiknya, kata Indri, anak-anak remaja putri yang sudah minum tablet tambah darah, harus diinput ke aplikasi berupa sistem informasi tablet tambah darah remaja putri. Pihaknya berharap seluruh siswi di SMP dan SMA sederajat dapat melaksanakan Garasi Gemilang.
“Melalui Garasi Gemilang, Pemkab Tangerang memastikan kepatuhan dalam minum tablet tambah darah, setiap hari Rabu. Selain itu ada juga edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting,” jelasnya.

Terkait penanganan kata Indri, untuk kategori anemia ringan hanya minum 1 tablet tambah darah 1 hari, untuk kategori sedang 2 tablet 1 hari, serta kategori berat maka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa apa penyebabnya. Setelah diketahui hasilnya maka tim Dinkes akan melakukan intervensi dalam penanganannya.
“Semoga bulan depan sudah bebas anemia. Kami berupaya menciptakan remaja putri bebas anemia di Kabupaten Tangerang. Dengan harapan mereka di masa depan nanti menjadi ibu hamil yabg sehat tanpa resiko tinggi dan tidak ada kasus stunting, demi melahirkan generasi yang sehat,” pungkasnya.
Staff Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Kabupaten Tangerang H. Achmad Kasori menambahkan, pihaknya berharap dukungan dari berbagai pihak dalam pelaksanaan program Garasi Gemilang demi mewujudkan generasi muda Kabupaten Tangerang yang sehat. (aditya)
Baca Juga: Antisipasi Hantavirus, Dinkes Kabupaten Tangerang Siagakan Faskes
























