SATELITNEWS.COM, TANGERANG--Slank maupun para personel-nya mengaku ingin lebih banyak diam, di tahun politik. Bimbim, sang penggebuk drum, tidak menentukan arah politiknya di tahun depan.
Bimbim menegaskan saat ini hanya ingin menjadi kelompok mayoritas yang diam. “Nggak mau deh. Gue lagi mau jadi silent majority,” kata pria yang memiliki nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu di sela-sela menghadiri AMI Awards 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Di tahun-tahun politik sebelumnya, Slank bersama para personelnya kerap condong menyatakan sikap dan mendukung salah satu capres dan cawapres. Tapi kini, ia kembali bakal ‘turun gunung’.
“Sudah selesai lah Slank. Kayaknya kita lagi turun gunung deh,” ungkapnya.
Ketika ditanya awak media, Slank bakal mendukung salah satu dari tiga capres dan cawapres yang ada, Bimbim menegaskan tidak akan mendukung siapapun secara terbuka. “Silent sih,” katanya lagi singkat.
Saat ini, fokus Bimbim maupun Slank di masa mendatang adalah menggelar konser bagi para Slankers se-Indonesia. “Itu pasti, selalu fokus di konser nggak pernah politik,” tutup Bimbim.
Pada Pilpres 2019, secara terbuka grup band Slank pernah hadir sebagai salah satu pendukung kampanye Joko Widodo (Jokowi)
Terkait batalnya konser Slank 25 Tahun Album Tujuh yang seharusnya digelar di beberapa kota, Bimbim mengatakan bahwa itu merupakan murni kesalahan dari promotor. “(Konsernya) bermasalah sama promotornya sebaiknya nanya ke sana jangan ke sini,” kata Bimbim.
Bimbim menolak menjelaskan yang sebenarnya terjadi dengan pembatalan konser itu. “Waduh tanya ajah deh ke sana (promotor), saya juga enggak ngerti,” ucap Bimbim lagi.
Bimbim menyayangkan pembatalan konser itu. Apalagi tiket yang sudah dibeli penonton belum juga dikembalikan pihak promotor. “Kita baca DM (direct message) rata-rata banyak tiket yang belum dibalikin. Sudah komunikasi sih, kita kasih jangka waktu ke mereka,” ucap Bimbim.
Apakah Slank berniat menuntut pihak promotor? “Enggak, kita udah kordinasi ke pihak yang dirugikan, kalau enggak balikin di jangka waktu habis ya, sampai Desember kalau enggak salah,” jawab Bimbim.
Sebelumnya, konser tersebut dipromotori oleh Make A Show dengan tajuk Album Tujuh. Konser ini seharusnya digelar di tujuh kota sesuai dengan tajuk konser. Slank baru tampil di tiga kota. (san)