SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah berupaya dalam mengurai kemacetan wilayah Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren. Sistem satu arah (SSA) rencananya akan diberlakukan.
Kurang lebih terdapat tiga jalan yang nantinya akan diterapkan SSA, diantaranya yakni Jalan Padjajaran, Pamulang. Jalan Taman Makam Bahagia, dan Jalan Perigi, Pondok Aren. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Saidun mengatakan, penerapan SSA yang dilakukan untuk menekan kemacetan di tiga ruas jalan tersebut.
“Hari ini kita mengangkat bagaimana mengurangi kemacetan dari 37 kemacetan yang ada di Tangerang Selatan. Alhamdulillah sudah 16 titik kemacetan yang tertangani oleh kita dan untuk di 2024 besok dengan hasil forum ini kita tiga titik kita akan lakukan rekayasa kembali,” ujar Saidun seusai mengikuti diskusi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Tangsel di BSD, Rabu (6/12).
“Saat ini kita sama-sama tahu macetnya luar biasa. Makanya, penanganan kemacetannya adalah kami buatkan satu kesepakatan untuk dilakukan SSA,” sambungnya.
Saidun menjelaskan, penerapan SSA di Jalan Pajajaran mulai Bundaran Pamulang hingga Jalan Otista Raya, Sasak Tinggi.
“Berlakunya mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB. Itu sepanjang lebih kurang 2 kilometer,” ucap dia.
Baca Juga: Dishub Tangsel Kaji Amdalalin Pool Taksi Green SM, Nasibnya Bergantung Hasil Revisi
Sementara itu, penerapan SSA di Pondok Aren itu sepanjang Jalan Taman Makam Bahagia. Kemudian, Jalan Raya Perigi, tepatnya depan SMA Pembangunan Jaya hingga pangkal Jalan Pondol Kacang Timur. “Penerapan SSA itu rencananya mulai pukul 06.00 WIB-09.00 WIB,” katanya.
Meski begitu, kata dia, sebelum diterapkan, pihaknya akan mensosialisasikan terlebih dahulu. Apabila disambut baik, sistem SSA akan dijalankan.
“Dari Kecamatan kita ke kelurahan dan langsung kita akan terjun minta dukungan ke masyarakat bahwa itu yang akan kita lakukan. Setelah kita mendapat persetujuan dari masyarakat di lingkungan RT maupun RW dan tokoh masyarakatnya baru kita lakukan eksekusi SSA di lapangan,” katanya.
“Kita akan lakukan secepat mungkin kita akan lakukan terlebih dahulu sosialisasinya kepada masyarakat Namun kami juga meminta dukungan dari kewilayahan pak camat dan Pak lurah agar kami biar bisa sama-sama sepakat pada masyarakat,” tandasnya. (eko)

















