SATELITNEWS.COM, LEBAK—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat ada 85 kasus positif HIV dan 37 AIDS sepanjang Januari-Desember 2023 di Lebak. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 85 kasus.
“Ya jumlah sepanjang tahun 2023 menemukan 85 kasus HIV dan 37 AIDS. Sebagai langkah preventif kita terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk gencar melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS terutama bagi kalangan pelajar dan generasi muda,” kata Kepala Dinkes Lebak, Triatno Supiyono belum lama ini.
Ia mengatakan, ditemukannya kasus HIV/AIDS itu, menjadi indikasi bahwa penderita HIV/AIDS perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Sehingga, penyebaran kasus itu bisa ditekan. Lantaran hal itu pihaknya, akan terus berusaha komitmen untuk memberikan perhatian kepada ODHA atau orang dengan HIV/AIDS dan persoalan HIV/AIDS.
“Penyebaran kasus itu bisa ditekan. Pemkab akan terus berusaha komitmen untuk memberikan perhatian kepada ODHA atau orang dengan HIV/AIDS dan persoalan HIV/AIDS,” ujarnya. Supiono menambahkan, salah satu yang membuat kasus HIV/AIDS di Lebak tidak terbuka karena masih ada stigma di masyarakat penderita HIV/AIDS. Padahal, belum tentu penderita HIV/AIDS itu semuanya mempunyai perilaku negatif. “Kami terus berupaya mencari formula yang tepat agar stigma itu tidak berkembang di masyarakat,” pungkasnya.
Kasi Pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinkes Lebak Rohmat menambahkan, penderita HIV/AIDS perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak. Salah satunya, yakni berupaya memberikan bantuan obat penyembuh dan makanan tambahan gizi. “Penderita juga harus tepat waktu dalam mengonsumsi obat Anti Retro Viral (ARV) dan sejauh ini kebutuhan ARV tercukupi,” ucapnya.
Tak hanya obat, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan alim ulama di Lebak melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lebak memberikan kerohanian mengingat ulama dekat dengan masyarakat. “Ulama dekat dengan masyarakat bisa melalui pendekatan seperti pengajian maupun berbagai ceramah tentang bahaya HIV/AIDS yang salah satunya disebabkan dari pergaulan bebas. Penyakit ini berbahaya dan dapat merengut nyawa manusia,” tandasnya. (mulyana)
Baca Juga: CKG di Lebak Diserbu Warga
























