Minggu, 11 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Sekda Minta Kabupaten Tangerang Jadi Lumbung Pangan

Saat Saresehan dengan Gapoktan

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Senin, 22 Jan 2024 16:11 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Sekda Minta Kabupaten Tangerang Jadi Lumbung Pangan

MENINJAU: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika saat meninjau Puskagro di wilayah Kecamatan Sepatan. (ALFIAN HERIANTO)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS, TANGERANG – Tinjau Pusat Kawasan Agropolitan (Puskagro) dan gelar sarasehan dengan Kelompok Tani (Gapoktan), Sabtu (20/1), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid minta Kabupaten Tangerang menjadi lumbung pangan beras, palawija, dan buah-buahan.

“Puskagro hadir untuk mendukung program ketahan pangan dan kedaulatan pangan di Kabupaten Tangerang. Lahan eksisting persawahan di Kabupaten Tangerang yang sekitar 36 ribu hektar lebih harus terus dimaksimalkan agar Kabupaten Tangerang bisa menjadi lumbung pangan, baik beras, palawija dan buah-buahan,” kata pria yang biasa disapa akrab Rudi Maesyal kepada Satelit News, Sabtu (20/1).

Rudi juga mengatakan, agar para petani bisa memanfaatkan lahan yang ada di Puskagro, untuk memaksimalkan hasil panen yang baik. Dia juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan selalu mensupport kegiatan para petani yang tergabung dalam kelompok tani.

“Lahan yang ada di Puskagro, silahkan dimanfaatkan oleh para petani. Agar di kondisi musim tanam bisa dimaksimalkan. Pemkab Tangerang akan terus support mulai dari pelatihan, pemberian pupuk hingga pengemasan hasil pertanian di sini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika mengatakan, sebagai fasilitator, tentu pihaknya akan terus memberikan bantuan berupa inovasi dan fasilitas pendampingan kepada para kelompok petani dan masyarakat yang bertani.

“Dalam acara saresehan ini, saya dan Pak Sekda menyerap aspirasi dan keluhan para petani, duduk bersama untuk mencari solusi bagaimana pertanian dan peternakan bisa menjadi ketahanan pangan yang berkelanjutan,” jelas Asep.

Sekda Minta Kabupaten Tangerang Jadi Lumbung Pangan
BERBINCANG: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika saat berbincang dengan Gapoktan usai meninjau Puskagro di wilayah Kecamatan Sepatan. (ALFIAN HERIANTO)

Baca Juga: Kemarau Panjang, Petani Sindang Jaya Tangerang Merugi

Sementara itu, Amanggota kelompok tani yang ikut hadir, Sutisna mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah membuka dialog dan berjanji untuk membantu para petani, khususnya mengenai kesulitan yang dialami para petani. Diantaranya pupuk subsidi, rekomendasi BBM solar untuk pertanian, bibit, dan pengemasan hasil pertanian hingga pendistribusian pupuk.

“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda), Pak Sekda dan Pak Kadis yang telah memberikan waktu berdialog dengan kami. Kami berharap apa yang menjadi kendala kami ini, bisa dicarikan solusi dan segera direalisasikan,” ungkapnya.

BeritaTerbaru

3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera

Sabtu, 10 Okt 2026 18:24 WIB
Mengira Dapat Hibah Rp 5 Miliar Ternyata Pinjaman, Banyak Pengurus KMP di Kota Tangerang "Mundur Teratur"

Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal

Sabtu, 10 Okt 2026 17:32 WIB

200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 12:56 WIB
Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi

Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi

Sabtu, 10 Okt 2026 10:45 WIB

Ditempat terpisah, Kepala Desa (Kades) Jengkol, Kecamatan Kresek, Mohamad Kodrat Gandi mengatakan, bahwa selain permasalahan pupuk subsidi, juga rekomendasi BBM solar untuk pertanian, serta bibit.

Menurutnya, para petani juga memiliki permasalahan lain, yaitu belum teraturnya aliran irigasi. Dimana, pintu air yang membagi air ke persawahan warga di berbagai wilayah kecamatan sudah hancur.

“Sehingga, distribusi aliran air dari irigasi tidak merata. Akibatnya, para petani saling rebutan buka tutup pintu air. Karena pintu air sudah jebol, air berhamburan dan petani di wilayah rebutan buka tutup air,” katanya

Gandi menuturkan, sampai saat ini kondisi itu belum juga terselesaikan. Alasannya, irigasi tersebut kewenangan Pemerintah Provinsi.

Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera

Informasi terakhir, katanya Pemkab Tangerang sudah menyampaikan kondisi irigasi kepada pihak provinsi. Namun belum ada tindakan. Pihaknya sudah berkali-kali bicara dengan Pemerintah Daerah, tetapi tidak ada aksi nyata.

Gandi mengungkapkan, akibat pembiaran itu, sejumlah petani pun mengalami gagal panen dan merugi hingga ratusan juta rupiah. Gandi meminta ada penanganan khusus dari Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi soal pertanian ini. Tentunya dengan duduk bareng para petani, sebab selama 10 tahun kondisi pertanian di wilayah menurun.

“Sudah 10 tahun pertanian menurun. Pemda harus fokus, dulu Belanda bisa loh bangun irigasi, jembatan masa sekarang nggak bisa,” pungkasnya. (alfian/aditya)

Tags: dan buah-buahanGabungan Kelompok Tani (Gapoktan)Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep JatnikapalawijaPusat Kawasan Agropolitan (Puskagro)Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid minta Kabupaten Tangerang menjadi lumbung pangan beras
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kota Tangerang

Sastra Tangerang Berusaha Bangkit, KNPI Terbitkan Antologi 127 Puisi

Sabtu, 10 Okt 2026 08:05 WIB
Headline

Tragis, 2 Remaja Asal Pinang Tewas Kecelakaan Saat Hindari Kelompok Pelaku Tawuran

Sabtu, 10 Okt 2026 07:39 WIB
Edukasi

Siswi SD Asal Kota Tangerang Terpilih sebagai Penerima Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 07:00 WIB
Metro Tangerang

Sachrudin Serahkan 20 Gerobak Sampah di Jatiuwung

Sabtu, 10 Okt 2026 06:27 WIB
Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
Kabupaten Tangerang

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai

Jumat, 9 Okt 2026 19:01 WIB
Headline

Pelaku Pelecehan di Cipondoh Tak Kunjung Tertangkap, Keseriusan Polisi Dipertanyakan

Jumat, 9 Okt 2026 18:40 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Beri Penghormatan

Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Beri Penghormatan

Kamis, 8 Okt 2026 08:06 WIB
Dua Pelaku Penusukan Calon Penumpang Bus di Kota Serang Ditangkap

Dua Pelaku Penusukan Calon Penumpang Bus di Kota Serang Ditangkap

Kamis, 8 Okt 2026 11:44 WIB
Antrean Haji Lebak Hingga 30 Tahun, Lebih Panjang dari Rata-rata Masa Tunggu Nasional

Antrean Haji Lebak Hingga 30 Tahun, Lebih Panjang dari Rata-rata Masa Tunggu Nasional

Kamis, 8 Okt 2026 17:59 WIB
Hadapi Tantangan Global, Wabup Intan Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Bahasa Inggris

Hadapi Tantangan Global, Wabup Intan Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi dan Bahasa Inggris

Kamis, 8 Okt 2026 20:07 WIB
Marc Marquez Semakin Dekati Rekor Rossi

Marc Marquez Semakin Dekati Rekor Rossi

Senin, 5 Okt 2026 08:08 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.