Minggu, 11 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Hasil Produksi Padi di Kabupaten Tangerang Menurun

Data Tahun 2023 Dibandingkan Data Tahun 2022

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Rabu, 24 Jan 2024 18:29 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Hasil Produksi Padi di Kabupaten Tangerang Menurun

MENAMPI GABAH : Seorang petani di wilayah Kecamatan Kresek sedang menampi gabah di tengah sawah yang terlihat sudah mengering. (ALFIAN HERIANTO)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, menilai hasil produksi padi di tahun 2023 menurun, apabila dibandingkan dengan hasil produksi tahun 2022. Hal tersebut diduga dampak El-Nino yang menerjang Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika mengatakan, kebutuhan pangan khususnya padi di Kabupaten Tangerang sebanyak 359.000 ton per tahunnya.

Sementara, produksi padi di tahun 2023 hanya mencapai 283.303 ton saja. Maka, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pihaknya harus mensuplai padi dari luar daerah Kabupaten Tangerang.

“Suplai dari luar untuk memenuhi kebutuhan bisa 125.000 atau 150.000 ton per tahun. Sementara, di tahun 2023, kita hanya mampu memproduksi sebanyak 282.303 ton saja. Padahal kebutuhan setiap tahunnya mencapai 359.000 ton,” kata Asep Jatnika kepada Satelit News, Selasa (23/1).

Menurut Asep, apabila dibandingkan dengan produksi padi tahun 2020, 2021, dan 2022, hasil produksi padi tahun 2023 mengalami penurunan yang cukup tinggi. Hal tersebut, diduga akibat fenomena El-nino yang menerjang wilayah Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, kata Asep dari 36.202 hektare lahan pertanian yang ada di Kabupaten Tangerang, sebanyak 1.344 lahan tani diantaranya mengalami kekeringan, sehingga mengalami kegagalan panen.

Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta

“Kalau tahun 2020 sebanyak 336.094 ton, tahun 2021 sebanyak 352.176 ton, dan di tahun 2022 produksi padi mencapai 319.150 ton. Penurunan produksi padi, diduga akibat El-Nino,” tukasnya.

Selain itu, kata Asep, saat ini jumlah Poktan di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.214 kelompok. Sementara untuk Gapoktan sebanyak 193 kelompok.

BeritaTerbaru

Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta

Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta

Minggu, 11 Okt 2026 06:27 WIB

3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera

Sabtu, 10 Okt 2026 18:24 WIB
Mengira Dapat Hibah Rp 5 Miliar Ternyata Pinjaman, Banyak Pengurus KMP di Kota Tangerang "Mundur Teratur"

Pemkot Tangerang Dorong UMKM Segera Urus Sertifikasi Halal

Sabtu, 10 Okt 2026 17:32 WIB

200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 12:56 WIB

Asep menjelaskan, untuk kelompok tani itu, satu orang tidak boleh mengelola atau menjadi penggarap lebih dari 2 tahun setengah, karena itu yang dapat bantuan pupuk. Sedangkannkalau lebih dari itu, orang tersebut harus mandiri beli sendiri.

“Jadi petani itu ada dua, ada petani mandiri (Gapoktan) dan ada kelompok tani (Poktan). Kalau kelompok tani itu satu orang tidak boleh mengelola atau menjadi penggarap lebih dari 2 tahun setengah, itu yang dapat bantuan pupuk, kalau lebih dari itu dia harus mandiri beli sendiri,” tukasnya. (alfian/aditya)

Tags: Hasil produksi padi di Kabupaten Tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi
Edukasi

Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi

Sabtu, 10 Okt 2026 10:45 WIB
Kota Tangerang

Sastra Tangerang Berusaha Bangkit, KNPI Terbitkan Antologi 127 Puisi

Sabtu, 10 Okt 2026 08:05 WIB
Headline

Tragis, 2 Remaja Asal Pinang Tewas Kecelakaan Saat Hindari Kelompok Pelaku Tawuran

Sabtu, 10 Okt 2026 07:39 WIB
Edukasi

Siswi SD Asal Kota Tangerang Terpilih sebagai Penerima Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 07:00 WIB
Metro Tangerang

Sachrudin Serahkan 20 Gerobak Sampah di Jatiuwung

Sabtu, 10 Okt 2026 06:27 WIB
Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
Kabupaten Tangerang

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai

Jumat, 9 Okt 2026 19:01 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

SWADAYA -- Warga Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, memperbaiki jalan rusak secara swadaya sepanjang 100 meter dan lebar 4 meter, Diketahui, jalan tersebut menyambungkan Kecamatan Munjul dan Kecamatan Angsana. (ISTIMEWA)

Antisipasi Laka Lantas, Warga Desa Kadubadak Pandeglang Bangun Jalan secara Swadaya

Rabu, 7 Okt 2026 12:27 WIB
BPBD Tangerang Ingatkan Warga Waspada Bencana, Tak Perlu Panik

BPBD Tangerang Ingatkan Warga Waspada Bencana, Tak Perlu Panik

Senin, 5 Okt 2026 15:47 WIB
Kasus Tawuran di Kafe, Polres Tangsel Tetapkan Tujuh Tersangka

Kasus Tawuran di Kafe, Polres Tangsel Tetapkan Tujuh Tersangka

Minggu, 4 Okt 2026 14:43 WIB
Mayat di Kali Sasak Ciputat Ternyata Warga Jombang

Seorang Pria Tinggalkan Surat Wasiat, Ditemukan Tewas di Ciputat

Senin, 5 Okt 2026 12:28 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar limbah triplek di Lebak. (MULYANA/SATELIT NEWS)

Api Lahap Limbah Triplek di Lebak, Dua Mobil Damkar Dikerahkan

Kamis, 8 Okt 2026 09:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.