SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Sebanyak seribu lebih honorer teknis di lingkungan Pemkab Pandeglang, meminta agar diperjuangkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu karena, selama beberapa tahun terakhir tidak penerimaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga teknis.
Ketua Forum Honorer Teknis Kabupaten Pandeglang Yosef Gumilar mengatakan, selama ini banyak tenaga honorer teknis yang merasa dianaktirikan, karena tidak ada kuota untuk formasi tersebut.
Oleh karena itu, di tahun 2024 ini dirinya berharap agar Pemkab bisa memperjuangkan nasib mereka agar bisa diangkat menjadi P3K.
“Tahun-tahun kemarin tidak ada kuota untuk P3K teknis. Sya harapkan tahun ini bisa ada kuota untuk formasi P3K Teknis, karena bagaimana pun kami sudah lama menjadi honorer dan berharap bisa menjadi PNS. Kami harapkan agar aspirasi ini bisa diakomodir,” kata Yosep, Kamis (25/1/2024).
Yosef mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta secara langsung. Dia berharap agar respons yang dilakukan Pemkab bisa terus konsisten dalam memperjuangkan kejelasan nasib para honorer tenaga teknis.
“Sudah kuta sampaikan langsung ke Pak Sekda dan beliau berjanji akan terus memperjuangkan nasib para honorer tenaga teknis. Ya kita harapkan agar sikap Pemkab terus seperti itu dan tidak berubah,” tambahnya.
Baca Juga: Kabel Internet Semrawut di Pandeglang Bakal Ditertibkan Sepanjang 14 Km, Ini Skemanya
Yosef meminta, agar Pemkab bisa melampirkan tenaga honorer teknis pada saat mengajukan kebutuhan pegawai kepada Pemerintah Pusat. Soalnya, saat ini pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sedang melakukan pembahasan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (abk).
“Semoga tahun ini juga bisa mengajukan usulan P3K untuk tenaga teknis. Usulan yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat itu juga semoga terus dikawal agar Kabupaten Pandeglang mendapatkan kuota P3K untuk tenaga teknis,” ujarnya.
Sekda Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta berjanji, pihaknya akan terus mendukung dan memperjuangkan nasib para honorer tenaga teknis.
Pemkab, lanjutnya, akan tetap memasukan kebutuhan pegawai teknis kepada Pemerintah Pusat.
“Kita pasti akan terus perjuangkan nasib honorer teknis ini, karena walau bagaimana pun, jasa mereka sangat banyak bagi Pemkab Pandeglang. Setiap tahun juga kita usulkan kuota untuk tenaga teknis. Semoga tahun ini Pemerintah Pusat bisa memberikan kuota untuk honorer tenaga teknis,” imbuhnya. (mg4)

















