SATELITNEWS.COM, SERANG – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, memberikan santunan kepada 16 keluarga anggota KPPS yang meninggal dunia, seusai menjalankan tugas menyukseskan Pemilu 14 Februari 2024 lalu, Jumat (23/2/2024).
Anggaran yang disiapkan sebesar Rp75 juta, yang bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) tahun anggaran 2024.
Ke 16 anggota KPPS itu, tersebar di enam Kabupaten dan Kota, yakni Kabupaten Serang dan Tangerang. Kemudian Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Al Muktabar mengungkapkan, selain diberikan santunan dari Pemprov, keluarga atau ahli waris korban juga akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan besaran yang sudah ditentukan.
“Mendedikasikan diri untuk pahlawan-pahlawan demokrasi yang gugur, mendahului kita dalam rangka tugas beliau di TPS, kita akan memberikan kadeudeuh, kita akan memberikan belasungkawa,” kata Al Muktabar.
“Mudah-mudahan, ini bagian kebersamaan kita dan mohon untuk tidak dilihat dari nilainya, tapi dilihat kebersamaan pemerintah yang hadir bersama masyarakat. Dan semoga ini dapat membantu, meringankan keluarga yang ditinggalkan,” sambungnya.
Baca Juga: 80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Di Kabupaten Serang, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, memberikan santunan kepada tiga keluarga penyelenggara Pemilu, yang gugur saat melaksanakan tugas.
Selain keluarga Budi Hermawan, juga kepada keluarga almarhum Heri Hermawan, Ketua KPPS TPS 09 Desa Bojot, Kecamatan Jawilan dan keluarga almarhum Supardi, pengawas TPS 13, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal.
Di Kota Cilegon, Al Muktabar juga menyerahkan bantuan senilai Rp5 juta kepada masing-masing keluarga penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia, yaitu keluarga almarhum Santo anggota KPPS 11 Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon dan keluarga almarhum Lasmiyatun anggota KPPS 007 Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, yang juga mahasiswa FKIP Untirta.
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas apa yang dilakukan Pj Gubernur Banten.
Ia mengaku, senang karena masyarakat Kota Cilegon mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Banten terutama keluarga penyelenggara Pemilu, yang gugur setelah melaksanakan tugas mereka.
“Kami mengapresiasi, apa yang dilakukan Pj Gubernur. Kami sangat bangga, sangat senang. Dan beliau tadi mengatakan, petugas KPPS yang gugur ini adalah pahlawan-pahlawan demokrasi,” imbuhnya.
Baca Juga: 6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi
Ketua KPU Provinsi Banten Muhammad Ikhsan menambahkan, sampai saat ini total anggota KPPS dan Petugas Ketertiban yang meninggal dunia tercatat sebanyak 17 orang.
Jumlah itu, terdiri dari petugas KPPS 10 orang dan petugas Ketertiban TPS 7 orang.
Di Kabupaten Tangerang, ada anggota KPPS atas nama Satriyawan, anggota KPPS TPS 86 Desa Sindang Sari Kecamatan Pasar Kemis.
Lalu Misbak, Ketua KPPS TPS 13 Desa Mauk Timur Kecamatan Mauk. Amat, Ketua KPPS TPS 08 Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi.
“Lalu Asil Bahrudin, anggota KPPS TPS 27 Desa Gaga Kecamatan Pakuhaji. Ridip Wilyawan, anggota KPPS TPS 09 Desa Cirarab Kecamatan Legok. Isroil Asmuni, Ketua KPPS TPS 04 Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri dan Nurdin, petugas Ketertiban TPS 33 Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapadua,” katanya.
Kemudian, di Kabupaten Serang ada Budi Hermawan, petugas Ketertiban TPS 13 Desa Plawad, Kecamatan Ciruas dan Heri Hermawan, anggota KPPS TPS 09 Desa Bojot Kecamatan Jawilan. Kemudian di Kota Tangerang, ada Mas’un, petugas Ketertiban TPS 55 Kelurahan Sudimara Pinang Kecamatan Pinang.
Di Kota Tangsel ada Pedrik, anggota KPPS TPS 20 Kelurahan Pondok Jagung Kecamatan Serpong Utara dan Tolasan, petugas Ketertiban TPS 71 Kelurahan Pondok Karya Kecamatan Pondok Aren.
Di Kota Cilegon ada Santo, anggota KPPS TPS 11 Kelurahan Kedaleman Kecamatan Cibeber. Lasmiyatun, Anggota KPPS TPS 07 Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol.
Kota Serang ada Juned, petugas ketertiban TPS 56 Kelurahan Cipare Kecamatan Serang.
“Lalu di Kabupaten Lebak, ada Nurdin Royani, petugas Ketertiban TPS 03 Desa Cilangkap Kecamatan Kalanganyar. Di Kabupaten Pandeglang, ada Enih M, petugas Ketertiban TPS 04 Desa Margasana Kecamatan Pagelaran,” jelasnya. (luthfi)
























