SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Komunitas Warawiri Kota Tangerang menggelar acara bedah buku novel bergenre fiksi berjudul “Ethereal” di Caffe Ruang Raja, Ruko Ayodia Square, Kota Tangerang, Senin (11/3). Dalam acara itu, pemateri sekaligus penulis novel “Ethereal”, Olivia Afirda menjelaskan alasan dirinya yang akhirnya menerbitkan novel pertamanya itu, serta menceritakan secara singkat kisah di dalam novel tersebut.
Menurut Olivia, kegemaran terhadap aktivitas menulisnya itu mulai timbul sejak dirinya duduk di bangku SMP. Ia kerap kali menulis cerita pendek dan novel.
“Kalo dulu tuh menulisnya masih di buku tulis, tapi semenjak adanya aplikasi untuk menulis seperti Blog, Medsos dan Wattpad, jadi sekarang menulisnya di paltform-platform itu. Jauh lebih mudah dan bisa dipublikasi, sehingga dapat dibaca sama masyarakat,” ucapnya dalam acara diskusi bedah buku, Senin (11/3).
Singkatnya, penulis sekaligus relawan PMI Kota Tangerang itu pun akhirnya memberanikan diri untuk menuangkan ide dan imajinasinya itu ke dalam sebuah novel fiksi berjudul “Ethereal”.
“Kenapa judulnya Ethereal? karena Ethereal itu artinya sangat lembut dan aku mendefinisikannya sebagai cahaya yang sangat lembut. Jadi, Ethereal itu seperti mahatari yang ketutupan awan, terus adanya cahaya yang tembus ke bawah itulah yang aku anggap sebagai “Ethereal”,” terangnya.

Kata Olivia, novel fiksi itu menceritakan tentang penghianatan yang dialami seorang tokoh dalam novel tersebut yang bernama Zaviera. Sehingga Zaviera sulit sekali untuk membuka hatinya lagi. Bahkan beberapa kali mencoba untuk jatuh hati, namun sekali lagi harus gagal lagi.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
Lanjutnya, sampai suatu waktu, kehadiran Daniel Harit dan ketiga putra tampannya, mengubah semua aspek kehidupan Zaviera hingga ke akarnya dan menjadikan semua hal terlihat begitu sempurna, indah dan tidak abadi tentu saja.
“Terlebih, saat Zaviera tahu kenyataan jika tentu saja Daniel dan anak-anaknya bukan hanya perkara takdir, melainkan campur tangan mantan Istri Daniel dan tentu saja sahabatnya sendiri Tan,” tuturnya.
Usai menjelaskan sedikit isi di dalam novel itu, Olivia berharap hasil karyanya bisa bermanfaat dan menambah referensi literatur bagi publik khususnya masyarakat Indonesia.
“Terakhir, pesan saya bagi yang ingin menjadi penulis, wajib hukumnya untuk gemar membaca. Karena dengan banyak membaca, wawasan kita akan semakin luas dan diksi yang kita peroleh juga semakin beragam,” pungkasnya. (mg05)





















