SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Aksi adu cepat kendaraan atau balap liar di perempatan Penabur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat warga Bintaro resah.
Selain membahayakan pengendara lain, suara bising yang ditimbulkan dari knalpot brong pun mengganggu di telinga.
Dalam aksinya itu, puluhan remaja melaju dengan kecepatan tinggi dan melanggar rambu lalu lintas. Sehingga, tidak menutup kemungkinan dapat berujung kecelakaan lalu lintas. Terlebih, alat pelengkap standar bermotor nampak tidak digunakan.
Pantauan di lokasi, aktivitas ini dilakukan dengan menunggu tanda lampu lalu lintas yang berada di perempatan tersebut hingga berwarna hijau. Namun, tak jarang mereka melaju saat lampu penanda masih berwarna merah.
Para remaja ini rasanya tidak mempunyai ketakutan saat memacu sepeda motornya. Padalah, pada waktu yang bersamaan, terlihat juga sejumlah kendaraan patroli dari kepolisian dan keamanan wilayah di lokasi. Tetapi, tidak membuat aksi bahaya itu terhenti.
Erwin Triansyah, salah satu warga mengatakan, pihak kepolisian kerap melakukan razia kendaraan di lokasi tersebut. Namun, aktivitas serupa tetap terjadi berulang kali.
Baca Juga: Kecelakaan Saat Kejar-kejaran, Satu Remaja Tewas di Pondok Aren
“Biasanya ada razia tapi tetap pada main kucing-kucingan. Emang susah, banyak juga yang pada dibawa motornya,” ujarnya, Minggu (17/3) dini hari.
Menurut Erwin, untuk memberikan rasa keamanan bagi warga atau pengendara, pihak kepolisian dapat membuat pos pantau ataupun patroli yang lebih intensif. Sehingga, tidak menutup kemungkinan bisa meminimalisir kegiatan negatif itu.
“Harusnya si ada pos pantau atau pos Polisi yah, jadi mereka juga segan,” katanya.
Hal senada dikatakan Indriawan Rosita. Kata dia, aksi yang kerap berlangsung menjelang sahur ini bukanlah remaja dari lingkungan sekitar. Ia menambahkan, kerumunan lebih sering terjadi pada Jumat hingga Minggu malam.
“Ya jelas resah, bukan hanya bising tapi rawan kecelakaan. Mereka saya pastikan bukan berasal dari lingkungan sekitar. Kalau hari libur gini udah pasti rame. Padahal sering kecelakaan tapi tetap saja pada begitu lagi,” pungkasnya. (eko)
























