SATELITNEWS.COM, SERANG – Memasuki H+5 IdulFitri yaitu Minggu (14/4/2024), sebanyak 1.700.000 lebih wisatawan dari dalam dan luar Provinsi Banten, mengunjungi destinasi wisata terbuka di Banten.
Demikian, disampaikan Ketua Umum Balawista Nasional Ade Ervin, saat ditemui Wartawan di Pusat Krisis Pariwisata Banten, Minggu (14/4/2024).
Ervin menjelaskan, kondisi tersebut dapat dilihat dari hasil laporan tim siaga wisata yang digawangi Balawista setiap libur nasional.
“Kami (Balawista,red), menerjunkan sedikitnya 200 personel untuk memberikan layanan keselamatan bagi wisatawan selama beraktivitas (berwisata,red) di Provinsi Banten, dan salah satu program layanan yang dilakukan Balawista adalah reportase jumlah kunjungan dalam laporan harian, serta petugas yang diturunkan,” kata Ervin.
Menurut Ervin, dominasi wisatawan saat ini berkunjung ke kawasan wisata terbuka Provinsi Banten seperti pantai, waterpark, waterboom, wisata alam, air terjun, taman rekreasi dan sejenisnya, yang bersifat terbuka. Belum termasuk wisata religi, perhotelan dan kuliner.
“Tim kami hanya memonitor kawasan wisata terbuka, dan kawasan wisata yang memiliki potensi resiko keselamatan tinggi, hal ini mengingat keterbatasan personel yang dimiliki. Sehingga, hanya pada kawasan itu yang bisa kami dampingi,” tambah Ervin.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas SDM, Puluhan Anggota Balawista Banten Ikuti Uji Kompetensi Level 4
Jika dilihat dari hasil analisis tim siaga wisata, ujar Ervin, kemungkinan puncak keramaian di lokasi wisata akan terjadi pada hari Minggu (14/4/2024).
“Tentunya, bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Banten dan hendak meninggalkan Banten, diharapkan menyiapkan kesehatan fisik dan kesehatan kendaraan. Agar perjalanannya lancar, dan kami selalu mengimbau bagi wisatawan yang baru datang di kawasan objek wisata, hendaklah bertanya terlebih dahulu pada petugas loket atau resepsionis tentang ada atau tidaknya petugas keselamatan yang disiapkan,” ujarnya.
Apabila tidak ada, tegas Ervin, jangan ambil resiko. Carilah objek wisata lain, yang memenuhi unsur standar keselamatan.
Karena di Banten ini, menurutnya, sangat banyak destinasi wisata yang layak dikunjungi.
“Dan apabila wisatawan baru datang ke destinasi wisata, mohon selalu diingat jangan langsung terjun ke air dan beraktivitas, melainkan adaptasi lingkungan terlebih dahulu dan sesuaikan kondisi tubuh dengan suasana lingkungan minimal 30 menit, hal ini demi keselamatan,” imbuhnya. (mardiana)
























