SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang mencatat, selama arus mudik dan balik Lebaran 1445 hijrah terjadi tiga kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, yang jumlahnya mencapai empat kasus laka lantas.
Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Made Hendra Kusumanata mengatakan, sepanjang arus mudik dan balik lebaran 2024, pihaknya mencatat telah terjadi tiga kasus laka lantas di wilayah hukum Polres Pandeglang.
“Dari tiga kasus kecelakaan itu, ada tiga orang korban meninggal dunia, dua korban mengalami luka ringan, dan empat lainnya mengalami luka berat. Sedangkan kerugian materil yang ditimbulkan sampai Rp41 juta,” katanya, Senin (15/4/2024).
Sebagai perbandingan, kata dia, pada tahun 2023 lalu pihaknya mencatat ada sebanyak empat kasus laka lantas dengan korban delapan orang mengalami luka ringan. Mayoritas laka lantas itu terjadi karena faktor kelalaian pengendara.
“Kebanyakan karena kurang konsentrasi dari pengendaranya itu sendiri. Mayoritas kecelakaan itu roda dua atau sepeda motor, sisanya mobil,” katanya.
Made mengatakan, jumlah laka lantas tersebut masih sementara karena arus mudik Lebaran masih berlangsung. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada para pengguna kendaraan agar lebih berhati-hati dan tetap berkonsentrasi.
Baca Juga: Unma Banten Gelar Lokakarya dan Pameran UMKM Hasil KKN 2026
“Untuk mengurangi kejadian Lakalantas di wilayah Pandeglang, kami mengimbau kepada pengendara tetap berhati-hati tingkatkan konsentrasi ketika berkendara,” katanya.(adib)
























