SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih memiliki pekerjaan rumah dalam menangani permasalahan sampah di wilayahnya. Dimana, tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang nyaris overload sehingga tidak bisa lagi menampung sampah dalam jangka panjang.
Kepala UPT TPA Cipeucang, Desna Gera Andika menyampaikan, Pemkot Tangsel saat ini tengah menjalin komunikasi dengan salah satu pengelolaan sampah di wilayah Rumpin Bogor. Di lokasi itu, kata dia, pengelolaan menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
“Upaya terus kita galangkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup kita tidak berdiam diri, terus melakukan upaya kerja sama dengan kota kabupaten lain, lagi berusaha buang sampah ke Kabupaten Bogor di Rumpin, disana ada pengelolaan sampah berbentuk RDF,” ujarnya, Kamis (6/6).
Desna melanjutkan, komunikasi dengan wilayah lain juga masih tetap dilakukan. Sebab, lahan yang ada saat ini kondisinya sangat terbatas.
“Volume setiap hari normal bang, masih 500 sampai 600 ton dalam satu hari, cuman keterbatasan lahan, kita itu tadi DLH tidak tinggal diam, berupaya komunikasi dengan kota dan kabupaten lain,” pungkasnya. (eko)

















