SATELUTNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Salah satunya melalui revitalisasi SMP Al-Mustofa yang rampung pada 2025 dengan dukungan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau langsung bangunan dan fasilitas sekolah tersebut pada Jumat (16/10/2026). Ia menegaskan, fasilitas pendidikan yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah,” kata Sachrudin saat mengunjungi sekolah tersebut di Kawasan Kebon Nanas, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Menurut dia, peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya dengan memastikan anak-anak dapat bersekolah. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai harus diiringi peningkatan kualitas pembelajaran serta pembentukan karakter peserta didik.
Ia berharap revitalisasi tersebut mendukung program Gampang Sekolah, sekaligus memperluas kesempatan anak-anak di Kota Tangerang untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
“Revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga membangun harapan dan membuka peluang bagi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Baca Juga: Pindah Sekolah di Kota Tangerang Kini Bisa Diajukan Secara Daring
Sachrudin juga meminta warga sekolah menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki secara optimal. Menurutnya, keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaatnya bagi peserta didik dan keberlanjutan penggunaan fasilitas tersebut.
Ia turut mengapresiasi dedikasi para guru dalam mendidik dan membimbing siswa. Sementara itu, para siswa didorong memanfaatkan lingkungan belajar yang lebih nyaman untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, dan meraih cita-cita.
Dapat Empat Papan Interaktif Digital
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan, revitalisasi SMP Al-Mustofa dilaksanakan pada 2025. Pekerjaan mencakup perbaikan sejumlah ruang kelas, ruang guru, dan toilet.
Selain perbaikan fisik, sekolah tersebut memperoleh empat unit Papan Interaktif Digital (PID) untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.
“Ada beberapa rehab ruang kelas, ada ruang guru, termasuk toilet. Pekerjaan ini sudah dilaksanakan tahun lalu, 2025, dan selesai,” kata Wahyudi.
Menurut Wahyudi, SMP Al-Mustofa juga merupakan salah satu sekolah swasta penerima dukungan program sekolah gratis dari Pemkot Tangerang. Sekolah tersebut turut menyediakan layanan pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Masuk SMP di Lebak Wajib Lampirkan Ijazah Diniyah
Ia menilai dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutunya, termasuk melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pada 2026, program revitalisasi sekolah di Kota Tangerang menyasar 11 sekolah. Empat di antaranya merupakan sekolah negeri, sedangkan sisanya adalah sekolah swasta.
“Ini salah satu wujud bahwa pusat dan daerah memiliki kesamaan visi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Wahyudi menambahkan, pengajuan bantuan revitalisasi dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), berdasarkan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.
Melalui mekanisme tersebut, sekolah dapat mengusulkan perbaikan bangunan maupun pengadaan fasilitas penunjang pembelajaran.
Pemerintah berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut untuk mendukung pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang. (made)

















