SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah berjanji untuk menuntaskan persoalan sampah dan stunting di Kabupaten Tangerang. Hal itu disampaikan Maesyal-Intan dalam acara diskusi publik bersama para jurnalis di Rumah Kayu, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (27/9/2024).
Dalam kesempatan itu, Maesyal Rasyid mengaku sudah lama sekali ingin berdialog dan berdiskusi dengan teman-teman pers.
“Alhamdulillah hari ini dapat bertemu,” kata Maesyal Rasyid di hadapan teman-teman jurnalis.
Pada acara diskusi publik ini, pria yang biasa disapa akrab Rudi Maesyal, berjanji akan fokus mengabdi kepada masyarakat apabila diberikan amanah sebagai Bupati Tangerang periode 2025-2030 mendatang. Mulai dari sektor pendidikan, pelayanan publik dan kesehatan.
“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah dan mengoptimalkan posyandu serta puskesmas. Sehingga kedepan tercipta generasi yang sehat dan cerdas di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Calon Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menambahkan, selain itu pasangan Maesyal-Intan akan terus meningkatkan pelayanan publik, sehingga masyarakat akan semakin mudah dan nyaman ketika dilayani oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
“Pelayanan publik akan semakin kita permudah bagi masyarakat dengan membuat pelayanan drive thruu di setiap kecamatan,” tambah Intan.
Di sektor kesehatan, lanjut mantan Wakil Ketua DPRD kabupaten Tangerang ini, kader posyandu akan kita optimalkan dan di setiap desa/kelurahan akan difasilitasi dengan ambulance.
“246 desa dan 28 kelurahan akan kami fasilitasi mobil ambulance. Jadi setiap desa/kelurahan diberikan satu unit,” tukasnya.
Intan Nurul Hikmah juga menegaskan, apabila dirinya dan Maesyal Rasyid diberikan amanah sebagai pimpinan Pemerintahan Kabupaten Tangerang mendatang. Maka, dalam waktu 100 hari kerja, pihaknya akan menuntaskan persoalan sampah, stunting, dan menyiapkan program dokter saba rumah. Dimana, setiap dokter akan melakukan pengecekan kesehatan kepada masyarakat secara door to door.
“100 hari kerja saya bersama pak Maesyal akan segera menuntaskan persoalan sampah, dan stunting. Kami juga akan menyiapkan dokter saba ke rumah warga, dalam meningkatkan fasilitas kesehatan, ” tandasnya. (alfian/aditya)





















