SATELITNEWS.COM, SERANG – Akses gerbang masuk SDN Petir 1, yang beralamat di Jalan Raya Serang, KM 16, Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, diurug oleh bebatuan, Kamis (24/10/2024). Namun, belum diketahui pelaku penutupan batu tersebut.
Kepala SDN Petir 1, Ahri mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari warga, kejadian penutupan terjadi pada Rabu (23/10/2024) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Ia pun tidak menyangka, bakal ada kejadian penutupan akses jalan gerbang masuk ke sekolahnya tersebut.
“Jadi saya tahu (ada penutupan akses jalan masuk sekolah-red) setelah ada laporan. Tidak menyangka ada kejadian seperti itu, siapa yang menyangka, kita juga tidak tahu siapa yang melakukan penutupan jalan,” kata Ahri.
Ahri menuturkan, pihaknya merasa terganggu dengan adanya penutupan jalan ini. Namun demikian pihaknya terus berusaha agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan seperti biasanya dan tidak terganggu.
“Alhamdulillah kami didampingi kepala desa, Polsek petir, sehingga setelah kejadian itu tetap kondusif, tidak ada kejadian anarkis, masyarakat juga memaklumi,” tuturnya.
Baca Juga: Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat
Disinggung mengenai apakah ada pihak pihak lain yang mengklaim tanah sekolah, Diakui Ahri memang tanah sekolah ini tengah bersengketa. Saat ini proses penyelesaian sengketa tanah tengah bergulir di pengadilan.
“Masalah utamanya adalah sengketa tanah. Tapi kan berdasarkan catatan aset Pemerintah Kabupaten Serang tanah sekolah ini adalah aset milik Pemkab Serang. Tapi sekarang masih berproses di pengadilan,” ujarnya.
Sementara, Camat Petir, Faris Ruhiyatullah mengatakan, dari pihak Polsek sebetulnya sudah melakukan mediasi dengan pihak yang melakukan urugan batu tersebut. Namun, belum ada itikad baik. (sidik)

















