SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang, banyak menerima permohonan bantuan sembako dari masyarakat, khususnya di bulan November. Karena di wilayah Kabupaten Serang, relatif banyak terjadi bencana alam, baik angin puting beliung ataupun kebakaran dan rumah roboh.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang, Subur Prianto mengatakan, pihaknya selalu responsif untuk melakukan beberapa penanganan terhadap dampak bencana alam, yang dikomandoi oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
“Alhamdulillah, setiap terjadi bencana secara berjenjang masuk laporan ke kami. Kemudian, penanganan kedaruratan dilaksanakan oleh BPBD, dan penanganan selanjutnya berupa bantuan sembako, makanan dan barang lainnya yang diperlukan oleh masyarakat dilaksanakan oleh Dinsos,” ujar Subur, Selasa (12/11/2024).
Diakui Subur, peristiwa bencana alam pada bulan ini banyak terjadi di wilayah Kabupaten Serang, dibanding pada bulan bulan sebelumnya, seperti angin puting beliung, kebakaran dan rumah roboh.
Namun demikian, Subur memastikan baper stock tercukupi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Antara lain seperti, Beras, Indomie dan kebutuhan pokok lainnya.
“Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bencana alam relatif sedikit tahun ini, tapi kalau dibandingkan dengan bulan – bulan sebelumnya ada peningkatan,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Potensi Bahaya, BPBD Kabupaten Serang Intensif Pantau GAK
Disinggung terkait wilayah yang paling banyak terjadi bencana, Subur mengungkapkan, bencana alam tersebut tersebar dihampir semua kecamatan di Kabupaten Serang. Karena, intensitas hujan sudah mulai tinggi.
Sementara, Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhoni E Wangga mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, peristiwa bencana alam yang terjadi belakangan ini sudah ada sekitar 10 kali. Rata – rata, bencana alam tersebut berupa pohon tumbang dan rumah roboh, akibat cuaca ekstrem.
“Tapi Alhamdulillah, tidak ada yang sampai menimbulkan korban jiwa, kerugian materil saja. Paling banyak, kejadian bencana alam di Kecamatan Cikeusal, untuk awal bulan ini,” pungkasnya. (sidik)























