SATELITNEWS.COM, SERANG – Suwaib Amiruddin Foundation (SAF), berkolaborasi dengan BEM FISIP Untirta, menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik Sadar Pilkada 2024, dengan mengusung tema “Pilkada sebagai wadah aspirasi, menentukan kepemimpinan harapan rakyat”, berlangsung di Ruang Serbaguna FISIP Untirta, Sindangsari.
Pada kegiatan ini, hadir Dekan FISIP Untirta Leo Agustino, Ph.D yang menjadi Key note Speaker sekaligus membuka kegiatan Dialog Sadar Pemilu, kemudian hadir juga narasumber dari unsur praktisi pers sekaligus General Manajer Jawapos TV, Nana Sutisna, M.Ikom dan narasumber dari unsur penyelenggara pemilu yaitu Ketua Bawaslu Kota Serang Agus Aan Hermawan, M.Sc. serta puluhan mahasiswa turut hadir dan sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Dialog diawali dengan penyampaian statement pembuka, oleh Dekan FISIP Untirta sebagai key note speaker, dalam statement nya beliau menyampaikan, dalam mensukseskan pemilihan kepala daerah bukan hanya pada saat hari H pelaksanaannya saja, namun setiap proses tahapan juga menjadi penting untuk di kawal bersama, guna menjaga integritas demokrasi dan menghasilkan pemimpin yang diharapkan oleh rakyat.
“Rabu, 27 November nanti anda semua akan menentukan pilihan kepala daerah, di daerahnya masing-masing, demokrasi bukan hanya ketika hari pelaksanaan pemilihan namun setiap proses-proses sebelumnya itulah yang penting, untuk karena proses yang baik akan melahirkan pemimpin yang baik juga, yang menjadi harapan rakyat”. ujar Leo, Sabtu (17/11.
Selanjutnya, dalam sesi diskusi Nana Sutisna menyampaikan, tentang peran media dalam momentum pilkada serentak 2024.
Katanya, media menjadi salah satu bagian dari dalam fungsi kontrol sosial dalam masyarakat, karena media memiliki peran penting menyajikan informasi yang akurat dan independen.
Baca Juga: 1.800 Masker Gratis Dibagikan Kepada Pengendara di Kota Serang dan Cilegon
Sehingga, dari informasi tersebut dapat mempengaruhi masyarakat, dalam merespon setiap peristiwa yang terjadi selama momentum Pilkada 2024 ini.
“Pers berperan dalam pengawasan, karena fungsi kedua pers yaitu control sosial namun itu tidak gampang banyak resiko yang dialami khususnya secara personal, dan tentu pers berpihak namun perlu di garis bawahi kalau berpihak yang dimaksud ialah berpihak mementingkan kepentingan masyarakat hal tersebut tentu harus tetap dilakukan”. ujar Nana.
Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Serang Agus Aan Hermawan, menyampaikan bahwa semua masyarakat memiliki peran untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal dan mengawasi bersama Pilkada Serentak 2024, khususnya di Provinsi Banten.
“Pengawasan Partisipatif, berperan penting dalam mengawal proses demokrasi ini sebab jumlah orang di Bawaslu tidak sebanding dengan jumlah rakyat Indonesia dengan demikian setiap masyarakat punya andil dalam control dan pengawasan dilapangan”, ujar Agus.
Sementara, Direktur Rumah Buku SAF Aji Sahyudi mengaku, senang melihat antusiasme para peserta yang menjadikan diskusi lebih hidup dan dinamis.
“Saya sangat senang dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh peserta. Ini adalah bukti bahwa Gen Z salah satu pemilih terbanyak perlu disadarkan bahwa Pilkada sangat penting karena merupakan salah satu wadah aspirasi dalam menyalurkan harapan rakyat. Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendorong lebih banyak inisiatif serupa di masa mendatang,” paparnya. (mardiana)
Baca Juga: Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar
























