SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Kabupaten Lebak menargetkan kunjungan wisatan selama libur Natal 2024 dan tahun baru (Nataru) 2025 sebanyak 100 ribu pengunjung. Realisasinya hanya ada 87.833 pelancong yang menghabiskan masa liburannya di Bumi Multatuli. Penyebabnya tidak lain cuaca yang kurang mendukung.
Cuaca hujan yang melanda selama masa liburan membuat banyak wisatawan membatalkan atau menunda kunjungan mereka. “Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lebak pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dilaporkan tercatat sebanyak 87.833 orang yang datang dari target yang telah ditetapkan yaitu 100 ribu wisatawan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, Imam Rismahayadin, Selasa (7/1/2025). “Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, terutama di wilayah Lebak selatan yang didominasi oleh destinasi wisata pantai,” timpa Imam.
Namun data per tahun Imam mengungkapkan, sektor pariwisata khususnya kunjungan wisatawan Nusantara sepanjang tahun 2024 melebih target yaitu mencapai 1.097.814 orang dari target yang ditetapkan sebanyak 1.000.000 orang. “Ini (kunjungan wisatan nusantara) menunjukkan daya tarik Kabupaten Lebak sebagai destinasi wisata unggulan semakin meningkat di kalangan wisatawan domestik,” ujar Imam.
Namun untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tercatat angka hanya 121 orang dari target 500 orang. Meskipun angka ini masih di bawah ekspektasi, Imam menegaskan Kabupaten Lebak terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata melalui kerja sama dengan berbagai pihak termasuk agen perjalanan internasional dan platform digital.
“Saba Budaya Baduy menjadi destinasi yang paling ramai karena bertepatan dengan musim durian Baduy yang dikenal memiliki rasa istimewa dan menjadi buruan para wisatawan. Durian khas Baduy yang memiliki cita rasa lezat dan unik sehingga menjadi daya tarik tambahan,” tutur Imam.
Pemerintah Kabupaten Lebak bersama para pelaku pariwisata Lebak tetap optimis terhadap potensi wisata daerah, dan berencana meningkatkan promosi ke depan agar terus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku wisata dan masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata di Lebak. “Dengan potensi alam yang kaya dan budaya yang unik, Kabupaten Lebak diharapkan tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Banten. Semoga upaya perbaikan dan pengembangan yang dilakukan dapat semakin menarik minat wisatawan di masa mendatang,” tandasnya. (mulyana)
Baca Juga: 7 Pos Layanan Kesehatan Disiagakan Dinkes Kota Tangerang Hadapi Libur Nataru
























