SATELITNEWS.COM, PASARKEMIS—Turnamen sepakbola Tangerang League Divisi II U-17 kembali digulirkan Askab PSSI Tangerang. Kejuaraan ini dibuka Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu di Stadion Gemilang Firman Utina, Pasar Kemis, Sabtu (18/1).
Liga ini merupakan salah satu ajang untuk menjaring atlet yang akan dikirimkan untuk mengikuti seleksi di Akademi Persita. Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu menjelaskan, Akademi Persita baru dibentuk tahun ini sebagai persyaratan dari PSSI kepada klub-klub peserta Liga 1.
“Atlet yang berbakat dari ajang ini dapat dikirimkan ke Akademi Persita. Namun, mereka tidak serta merta menjadi siswa akademi. Nanti akan ada seleksi lagi,” ujar Eka Wibayu yang juga mantan Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang tersebut.
Dia menjelaskan liga berjenjang dan berkesinambungan seperti Tangerang League Divisi II U-17 ini sangat baik untuk perkembangan atlet. Seperti diketahui, kata dia, mencetak atlet tidak dapat dilakukan dalam semalam. Butuh waktu bertahun-tahun serta proses latihan hingga kompetisi yang panjang sehingga para atlet dapat terus mengembangkan kualitasnya.
“Saya berharap para peserta liga ini dapat memperlihatkan kemampuan secara baik serta mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkap Eka.
Diketahui, Tangerang League Divisi II U-17 diselenggarakan Askab PSSI Kabupaten Tangerang. Liga ini diikuti 13 klub anggota Askab PSSI Kabupaten Tangerang. 13 klub tersebut dibagi ke dalam 3 grup pada babak penyisihan. Kemudian akan ada babak perempat final, semifinal hingga final. Kompetisi ini melibatkan 325 pemain dan 65 official.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Daniel Ramdhani mengatakan ada tiga tujuan diselenggarakannya kompetisi ini. Yang pertama adalah PSSI berharap event ini dapat mencetak bibit- bibit pemain muda berbakat. Tujuan kedua adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan sepakbola serta kualitas atlet melalui kompetisi. Sedangkan tujuan terakhir adalah menambah ras persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui kompetisi ini kita berharap dapat mencetak bibit bibit pemain muda berbakat, baik di tingkat nasional bahkan internasional. Kami juga berharap dapat meningkatkan kualitas sepakbola di Kabupaten Tangerang melalui kompetisi yang sportif dan meningkatkan persatuan di tengah masyarakat,” ungkap Daniel.
Dia berpesan kepada para pemain sepakbola yang mengikuti liga tersebut agar tetap menjaga sportivitas. Menurut Daniel, pemain harus menghargai proses kompetisi serta latihan sehingga kelak dapat menjadi atlet yangt profesional.
“Ingatlah kemenangan bukanlah segalanya. Proses dan pengalaman yang didapatkan jauh lebih berharga,” ungkap Daniel. (gatot)