SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern resmi diserahkan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI-AU. Alutsista tersebut berupa 6 buah pesawat tempur Rafale, Rudal Meteor hingga pesawat angkut Airbus A400M Multi Role Tanker Transport.
Prosesi penyerahan alutsista strategis tersebut dilangsungkan di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (18/5) pagi. Pantauan di lokasi, Kepala Negara tiba sekitar pukul 09.56 WIB dengan mengenakan setelan safari lengan panjang berwarna khaki yang dipadukan dengan peci hitam.
Setibanya di pangkalan, Prabowo langsung menuju area pameran untuk memimpin jalannya peresmian. Rangkaian acara diawali dengan penarikan tirai penutup pesawat tempur, yang kemudian dilanjutkan dengan tradisi penyiraman air kembang dari cawan ke bagian moncong pesawat.
Penyerahan armada tersebut disimbolkan lewat pemberian kunci pesawat dari Presiden Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kunci itu kemudian diteruskan secara langsung kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono sebagai pihak pengguna alutsista.
Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) yang diserahterimakan pada hari ini menandai langkah besar dalam modernisasi militer udara Indonesia. Selain Rafale, empat unit pesawat angkut Falcon 8X, dua unit pesawat Airbus A400M Multi Role Tanker Transport (MRTT), serta dua unit radar Ground Control Intercept (GCI) juga turut diserahkan.
Enam armada Rafale generasi 4,5 buatan Dassault Aviation Prancis ini merupakan kedatangan perdana dari total 42 unit yang diborong oleh Indonesia, dengan target pengiriman rampung sepenuhnya pada 2029.
Selain jet tempur yang mampu menjalankan misi superioritas udara hingga pengintaian, dukungan mobilitas TNI juga diperkuat lewat kehadiran Falcon 8X berdaya jelajah jauh dan Airbus A400M MRTT yang multifungsi sebagai armada angkut sekaligus pengisi bahan bakar di udara (air-to-air refueling).
Sementara, keberadaan dua unit radar GCI disiapkan secara khusus untuk mempertebal sistem pemantauan dan pengawasan wilayah udara nasional. Daya gempur TNI Angkatan Udara turut ditingkatkan lewat serah terima sistem persenjataan mutakhir.
Pemerintah membekali armada tempur udara dengan rudal Meteor yang dikenal sebagai misil udara-ke-udara jarak jauh berteknologi Beyond Visual Range (BVR), serta Smart Weapon HAMMER yang merupakan sistem persenjataan presisi tinggi untuk mendukung operasi serangan darat.
Acara penyerahan alutsista bernilai strategis ini turut disaksikan oleh jajaran menteri dan pejabat teras Kabinet Merah Putih. Tampak hadir di lokasi antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. (rm)