SATELITNEWS.COM, SERANG–Sebanyak 932 formasi guru dan 475 untuk formasi tenaga teknis di lingkungan Pemprov Banten tidak tertampung dalam perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena tidak mendapatkan formasi. Padahal mereka sudah mengikuti seleksi tahap I.
Koordinator Forum Guru Honorer R3 Provinsi Banten Dadang Hidayat mengungkapkan, para guru yang tidak kebagian formasi itu adalah guru-guru yang sudah mengabdi lama sekira 10 sampai 20 tahun. “Usianya juga hampir rata-rata sudah menginjak 40-54 tahun,” katanya.
Dikatakan Dadang, sejatinya tidak ada alasan bagi Pemprov Banten untuk tidak mengangkat 932 guru R3 ini menjadi penuh waktu. Aturannya sudah ada dan sudah jelas, tinggal Pemprov Banten mengajukan kembali ke Kemenpan-RB.
“Tinggal Pj Gubernur mengajukan kembali. Semuanya sudah jelas, tinggal keseriusannya saja,” terangnya.
Namun demikian, jika Pemprov Banten tidak serius menyikapi persoalan ini, maka Dadang bersama ratusan ratusan guru dan tenaga teknis lainnya akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Pemprov Banten. “Kami akan melakukan demonstrasi,” katanya.
Dalam rekrutmen PPPK tahap pertama, Pemprov Banten komitmen rekrut 11.737 Calon PPPK Penuh Waktu. Dengan formasi guru 4.695, formasi tenaga teknis 6.763 dan formasi tenaga kesehatan 279.
“Kami sudah sampaikan keluh kesah ini pada BKD Banten, Dindik Banten bahkan sampai ke Kemendikdasmen. Dindik Banten sudah berkirim surat perubahan formasi kepada Kemendikdasmen, dan kemendikdasmen bisa melakukan perubahan itu asal ada ajuan atau di setujui oleh Kemenpan-RB,” jelasnya. (luthfi)