SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang mengklaim pembuatan sebanyak 500 video animasi sebagai media pembelajaran murid tanpa menggunakan anggaran. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dindik Kota Tangerang, Masyati Yulia.
Masyati mengungkapkan, video tersebut dibuat oleh guru-guru pilihan yang memang ahli dalam membuat video. Pembuatan video tersebut dilakukan secara sukarela oleh mereka. “Tidak, tidak pakai anggaran kita mah untuk bikin 500 video itu. Jadi yang 500 video ini yang sudah dibuat oleh gugu-guru yang terpilih,” ujarnya kepada Satelit News, Kamis, (9/7).
Nantinya video tersebut akan digunakan sebagai media belajar daring untuk murid pada tahun ajaran baru yang akan dijadwalkan pada Senin, (13/7) mendatang. Isinya tentang kurikulum sesuai jenjang siswa masing-masing. “Tentang pembelajaran animasi pembelajatan anak jarak jauh. macem-macem isinya sesuai petuntuk kurikulum,” jelasnya.
Sebelumnya, Dindik Kota Tangerang telah menyiapkan berbagai skema kegiatan belajar mengajar (KBM) jika normal baru nantinya diterapkan. Salah satu skemanya ialah dengan memadukan penerapan pembelajaran daring dengan tatap muka.
Nantinya setiap kelas akan dibagi menjadi dua kelompok belajar. Dimana mereka nantinya akan secara bergantian melakukan tatap muka di sekolah setiap harinya. Kendati jelang tahun ajaran baru dimulai, Masyati memastikan kalau pembelaran tetap menggunakan sistem daring. Namun, diprediksi sistemnya akan lebih baik ketimbang sebelumnya lantaran didukung dengan video animasi tersebut.
“Iya online, pembelajaran kita masih belum boleh masuk nah kita online nanti kota bentuk bimbingan belajar dari guru,” tuturnya. Untuk melancarkan sistem daring ini, pihaknya juga tetap memberikan subsidi kuota kepada semua murid. Subsidi tersebut berasal dari dana Bantuan Operasional Daerah (Bosda) Kota Tangerang. “Uang kuota kan sudah dari dana Bosda,” ungkapnya. (irfan/made)
Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
























