SATELITNEWS, PANDEGLANG – Nasib nahas dialami dua orang pekerja bangunan di Kampung Kadubelang, Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Keduanya tertimbun tanah, ketika menggali pondasi atau cakar ayam di rumah salah satu warga setempat.
Satu orang pekerja bernama Tisna (49), warga Kampung Kaduseeng, Desa Talagasari, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia karena tertimpa material tanah. Sedangkan, satu orang lainnya atas nama Eman (49) warga Kampung Kaduseeng, Desa Talagasari, Kecamatan Saketi, selamat meski sempat mengalami kritis.
Informasi yang berhasil didapat, ada empat pekerja yang sedang membuat pondasi cakar ayam di lokasi Kampung Kadubelang, Desa Sodong, Kecamatan Saketi. Namun, tiba-tiba tanah yang sedang di gali longsor, mengingat lokasi tempat kejadian diatasnya adalah tebing bekas area pesawahan.
Dalam kejadian itu, dua orang pekerja yang mengetahui tanah longsor tersebut langsung menyelamatkan diri, sedangkan dua orang lagi sedang menggali pondasi tertimbun tanah, atas nama Eman dan saru korban meninggal atas nama Entis.
Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Rizki membenarkan adanya pekerja yang tertimbun tanah ketika menggali untuk pembuatan fondasi ceker ayam. Satu orang berhasil diselamatkan, dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan, sementara satu orang lainnya terlambat diselamatkan dan meninggal dunia.
“Sebenarnya ada empat tukang yakni, Muslim, Iskak, Entis, dan Eman. Namun pada saat itu dua orang yang menggali, yakni Entis dan Muslim saat menggali tanah yang berada dipinggir galian pondasi cakar ayam,” kata Rizki, Minggu (16/2/2025).
“Sedangkan dua orang lainnya tertimbun, satu orang meninggal dunia dan satu orang dirawat, memang galian pondasi itu tepat berada di tanah yang curam,” sambungnya.
Kapolsek Saketi Inspektur Polisi Satu (IPTU) Rana Triana membenarkan adanya peristiwa tersebut di wilayah hukumnya. Pada saat kejadian, anggotanya langsung kelokasi kejadian untuk membantu melakukan evakuasi. Terkait kejadian itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman.
“Informasi yang diterima benar ada yang tertimbun satu orang meninggal, kami sedang melakukan pendalaman,” singkatnya. (adib)