SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama wakilnya Intan Nurul Hikmah akan langsung tancap gas menggarap isu prioritas dalam program 100 hari kerjanya. Sejumlah isu besar mulai dari pembangunan infrastruktur, penangulangan banjir hingga sekolah swasta gratis disiapkan realisasinya.
Hal itu diungkapkan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid seusai melakukan serah terima jabatan yang dihadiri Penjabat Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, kemarin. Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki tantangan yang cukup berat dalam lima tahun ke depang. Namun, dirinya yakin berkat dukungan seluruh elemen masyarakat pembangunan daerah akan dapat terwujud.
Rudi, sapaanya, mengatakan telah menyiapkan program unggulan yang akan dicapai dalam program 100 hari kerja kedepannya. Diantaranya pembangunan infrastruktur, penangulangan banjir, pengentasan stunting, pengelolaan sampah, menekan angka pengangguran dan terciptanya sekolah-sekolah swasta gratis untuk masyarakat dengan cara disubsidi.
“Kita fokus dengan program 100 hari kerja. Kita harus lari, agar program yang tertuang dalam visi-misi Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang dapat tercapai, dan masyarakat sejahtera, ” ungkapnya, Rabu (5/3).
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa pihaknya bersama Maesyal Rasyid telah merancang subsidi sekolah gratis untuk anak-anak di Kabupaten Tangerang yang tidak dapat masuk di sekolah negeri.
“Insya Allah, di tahun ajaran baru ini akan dimulai sekolah swasta gratis, ” kata Intan.
Baca Juga: Wabup Tangerang Dorong GATI Perkuat Peran Ayah
Lanjut Intan, sekolah subsidi gratis ini rencananya akan dilaunching pada 2 Mei 2025. Yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Menurut Intan, pemberian subsidi sekolah gratis ini tentunya akan bertahap, tidak sekaligus semua sekolah swasta digratiskan.
Untuk menjalankan program subsidi sekolah swasta gratis, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan bekerja sama dengan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BPMS). Menurut Intan, BPMS merupakan wadah kerjasama antar pengelola sekolah swasta.
“Tentunya bertahap ya, nanti kami akan melakukan skrining. Mana, anak-anak yang harus didahulukan untuk mendapat subsidi sekolah gratis di sekolah swasta, ” katanya.
Gubernur Banten, Andra Sony yang turut hadir dalam acara sertijab itu menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan sebagai salah satu daerah yang maju di Provinsi Banten. Dengan adanya program sekolah swasta gratis untuk SD dan SMP tentunya sangat sejalan dengan Pemerintah Provinsi Banten, yang juga akan menjalankan program sekolah gratis swasta untuk tingkat SMA/SMK/sederajat.
“Dengan segala keberhasilan pembangunan, yang diukur berdasarkan indeks pembangunan manusia, penurunan tingkat kemiskinan, dan semakin baiknya pelayanan masyarakat, tentu tantangan ke depan akan semakin berat. Tapi Pak Presiden menegaskan bahwa dengan bekerja sama, kita pasti bisa mengatasinya,” ucap Andra.
Lanjut Andra, Presiden Prabowo Subianto pernah mengatakan tentang pentingnya kerja sama dalam membangun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menjalankan program sekolah gratis bagi anak-anak di sekolah swasta.
Baca Juga: 273 MA Swasta Siap Gabung Sekolah Gratis, Kanwil Kemenag Banten Tunggu MoU
“Kabupaten Tangerang bertanggung jawab SD dan SMP. Dan, Provinsi Banten bertanggung jawab untuk tingkat SMA/SMK/sederajat. Tentu, ini kolaborasi yang sangat apik, untuk meningkatkan SDM di wilayah Provinsi Banten ” katanya. (alfian)
























