SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Bagi masyarakat dan pemudik yang akan melintas ke Pandeglang, harus ekstra waspada dan hati-hati. Hal itu karena, mayoritas jalur mudik di Kota Badak ini minim rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, Rudiyanto mengakui, mayoritas ruas jalan atau jalur mudik di Pandeglang minim rambu lalu lintas dan PJU. Persoalan itu, bisa mengganggu kenyamanan para pengendara terutama dimalam hari.
“Kami memang akui masih ada kekurangan untuk rambu dan PJU terutama di ruas jalur mudik. Tetapi kita akan upayakan agar para pemudik yang melintas bisa tetap merasa nyaman meski sarana dan prasarana masih minim,” kata Rudy, Kamis (20/3/2025).
Dia mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan agar para pemudik tetap merasa nyaman melintasi ruas jalan yang tidak dilengkapi dengan rambu lalu lintas dan PJU itu, yakni dengan menempatkan personel untuk mengatur lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Kekurangan itu di-handle, dengan menerjunkan personel supaya selama mudik dan arus balik. “Jadi semua personel yang kita turunkan pada saat arus mudik maupun arus balik Lebaran, bertugas menjaga sepanjang jalur mudik,” tandasnya.
Dia menerangkan, ada tujuh ruas jalur mudik yang minim sarana dan prasarana tersebut atau blank spot. Yaitu, ruas jalan di pertigaan Cipacung, Mengger, Karang Tanjung-Kadu Banen, hingga wilayah Pantai Carita. Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada para pemudik dan pengendara agar mematuhi arahan petugas Dishub dilapangan.
“Semuanya ada tujuh titik atau lokasi yang minim sarana dan prasarana itu. Makanya, nanti ketika personel kita mengarahkan para pengendara atau pemudik, harap dipatuhi karena itu merupakan bagian dari tugas sekaligus mengurai kemacetan,” ujarnya.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdurahman Taufik mengatakan, ada beberapa ruas jalan atau jalur mudik yang harus mendapat pengawasan ekstra karena rawan kecelakaan dan kondisinya tidak dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang.
Oleh karena itu, pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan pengawasan ekstra atau menaruh perhatian lebih pada saat arus mudik dan balik Lebaran terjadi, guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.
“Tentunya perhatian utama kita adalah di ruas tanjakan Bangangah, karena disana kondisinya cukup rawan terjadi kecelakaan. Kita akan tempatkan personel untuk memantau secara berkala dilokasi yang rawan kecelakaan,” imbuhnya. (adib)
























