SATELITNEWS.COM, SERANG—Polda Banten menerjunkan 1.974 personel untuk mengamankan libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah. Anggota Polda Banten itu akan menjalankan operasi Ketupat Maung 2025 selama 17 hari sejak 23 Maret hingga 8 April 2025.
Dalam operasi tersebut, Polda Banten juga mendapatkan dukungan personel dari Mabes Polri sebanyak 125 personel, 303 personel TNI dan 2.800 personel dari instansi terkait seperti Damkar, Dishub dan lainnya. Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto meminta jajarannya untuk memberikan pelayanan yang ramah dan responsif menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025.
“Tampilkan sosok petugas yang humanis memberikan edukasi dan himbauan kepada pemudik. Serta strategi komunikasi publik yang baik pastikan masyarakat dapat memahami informasi terkait layanan,” kata Suyudi saat apel gelar pasukan operasi Ketupat Maung tahun 2025 di Lapangan Polda Banten, Kota Serang, Kamis (20/3).
Suyudi mengatakan 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang akan melakukan pergerakan selama libur Lebaran 2025. Namun, jumlah tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.
“Pemerintah juga memprediksi bahwa puncak harus mudik akan terjadi pada tanggal 28 sampai dengan 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 sampai dengan 7 April 2025,” ujarnya.
Kapolda Banten bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten kemudian mengecek kesiapan petugas dan kendaraan yang akan digunakan selama operasi ketupat maung tahun 2025. Setelah pengecekan, Andra Soni bersama Kapolda Banten dan Forkopimda Provinsi Banten memusnahkan ribuan botol minuman keras hasil operasi yang dilakukan Polda Banten.
Baca Juga: 80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Andra mengungkapkan Provinsi Banten menjadi wilayah yang diperhatikan pada saat puncak arus mudik berlangsung. Terlebih, terdapat Pelabuhan Merak dan Bandara Soekarno-Hatta.
Dikatakan Andra Soni, salah satu hal krusial yang harus menjadi perhatian adalah keberadaan toilet portable di delapan buffer zone yang harus tersedia dengan baik jumlah dan kualitasnya. Selain itu, pemeliharaan jalan yang menjadi kewenangan agar tetap dalam kondisi baik, sehingga para pemudik yang melaluinya bisa aman dan lancar.
“Saya telah mengerahkan kepada seluruh dinas terkait untuk memperhatikan itu,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Andra meminta kepada seluruh pihak untuk dapat bersama-sama turut serta menyukseskan dan berkontribusi selama berlangsungnya arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah atau tahun 2025 di wilayah Provinsi Banten. (luthfi/mardiana)
























