SATELITNEWS.COM, SERANG–Gubernur Banten, Andra Soni secara tegas melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk keperluan pribadi termasuk menggunakan untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah.
Andra mengatakan, jika kendaraan dinas bukan diperuntukan untuk kegiatan yang bersifat pribadi. Dia juga menekankan, agar kendaraan dinas tetap pada fungsi utamanya yakni menunjang aktivitas kedinasan.
“Tentu mobil dinas keperluannya untuk dinas, harus dipergunakan untuk kedinasan,” tegasnya kepada wartawan, Kamis (19/3).
Dirinya juga mengimbau, agar para ASN dapat mengerti dan bisa mematuhi terkait larangan yang dirinya sampaikan tentang penggunaan kendaraan dinas tersebut.
“Jadi saya mengimbau, memerintahkan kepada ASN untuk keperluan pribadi dalam hal urusan mudik mohon jangan menggunakan kendaraan dinas Provinsi Banten,” katanya.
Selain melarang ASN mudik dengan kendaraan dinas, Andra Soni juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur, termasuk pemeliharaan jalan serta penyediaan toilet portable di delapan Buffer Zone yang telah ditentukan.
Baca Juga: Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK
“Saya perintahkan kepada seluruh dinas terkait untuk memastikan ketersediaan toilet portable di Buffer Zone seperti PT SMI, PT Wilmar, dan titik lainnya. Hal ini penting demi kenyamanan pemudik,” ujar Andra Soni.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengaku akan menyiapkan 54 posko lapangan selama arus mudik 2025. Bukan hanya itu, mereka juga menyiagakan puskesmas dan rumah sakit siaga 24 jam.
Adapun titik posko lapangan tersebut tersebar di 54 titik. Tersebar di sepanjang jalur mudik, rest area, tempat pariwisata, terminal, stasiun, hingga bandara dan Pelabuhan Merak.
“Posko Siaga Utama ada di seluruh puskesmas yang akan beroperasi 24 jam, sebanyak 253 puskesmas. Ada juga, Posko Rujukan Utama di seluruh rumah sakit, yakni 131 rumah sakit yang sudah disiagakan 24 jam,” ujarnya. (mpd/azm/rmg)
























