SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus berkomitmen mengoptimalkan produktivitas hasil pertanian di Kota Tangerang. Tercatat, Kota Tangerang pada periode Maret 2025 ini telah berhasil memproduksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 57 ton atau setara beras 30 ton.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun mengatakan Pemkot Tangerang mendorong penuh pengembangan produktivitas pertanian meski hanya memiliki jumlah total lahan produktif seluas 99 hektare yang tersebar di 8 kecamatan.

Berdasarkan data terbaru pada Maret 2025, Kota Tangerang berhasil mengumpulkan hasil panen sebesar 57 ton GKP atau setara 33 ton beras. “Meski Kota Tangerang mempunyai keterbatasan lahan, tetapi berhasil mengumpulkan 30 ton beras dari hasil panen pada sepanjang Maret 2025,” ungkap Muhdorun Minggu (23/3/2025).
Ia mengatakan panen beras ini tak lepas dari kontribusi Kelompok Tani Kota Tangerang dalam penyerapan 57 ton GKP oleh Bulog Cabang Tangerang pada Maret 2025. “Penyerapan GKP ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan di Indonesia dan program gampang sembako di Kota Tangerang,” ungkap Muhdorun.

Muhdorun menuturkan kegiatan ini juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian nasional. Program ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk menyediakan sembako yang terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, Bulog yang berperan sebagai penjamin pasar, memberikan kepastian bagi petani dalam menjual hasil panen mereka. Penyerapan GKP oleh Bulog diharapkan dapat mengurangi fluktuasi harga beras di pasaran.
Ia berharap kelompok Tani Kota Tangerang dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hasil pertanian. “Kerjasama antara petani dan Bulog menjadi model yang baik untuk pengembangan sektor pertanian di daerah,” pungkasnya. Sebagai informasi, luas lahan padi Kota Tangerang pada tahun 2025 ini tersebar di 8 Kecamatan, diantaranya Batuceper, Benda, Cipondoh, Karawaci, Neglasari, Pinang, Jatiuwung dan Tangerang. (adv)
Baca Juga: DKP Kota Tangerang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Bantuan Pangan Segar B2SA
























