SATELITNEWS.COM, LEBAK—Sejumlah kepala desa (kades) di Lebak merespon rencana bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sebesar Rp100 juta untuk program desa. Jumlah tersebut dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan yang ada di desa.
Salah satunya disampaikan Kades Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Rafik Rahmat Taufik meminta agar bantuan provinsi (Banprov) untuk pemerintah desa sebesar Rp300 juta pertahun. “Kami dari APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) tentunya meminta kepada gubernur agar konsisten dan komitnya terhadap janjinya berkaitan soal Banprov yang Rp 300 juta. Kita tidak minta tahun ini, kita minta tahun depan,” kata Rafik saat diminta respon bantuan Provinsi sebesar Rp100 juta untuk desa.
Permohonan itu, ujar Rafik sekaligus mempertanyakan komitmen Gubernur Banten, Andra Soni yang pernah disampaikan lewat janji kampanyenya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Banten tahun 2024. Dimana kala itu Andra-Dim jika terpilih maka desa akan mendapat kucuran anggaran dari Banprov sebesar Rp300 juta.
“Kami belum tahu Rp100 juta itu untuk program pendidikan itu saja atau termasuk untuk program lain di desa seperti infrastruktur dan lain-lain yang tidak tercover oleh dana desa. Kita belum bertemu dengan gubernur,” ucap Rafik yang juga sebagai Sekretaris (APDESI) Banten.
Kata Rafik, komitmen untuk penyaluran Banprov sebesar Rp300 juta merupakan hal yang urgen karena beberapa program di desa tidak bisa tertutupi oleh dana desa. “Beberapa program prioritas kita hanya bisa berpatokan dengan Banprov seperti rehabilitasi atau perbaikan kantor desa. Sementara untuk dana desa tidak bisa digunakan untuk rehab kantor terkecuali desa mandiri itu baru bisa,” katanya.
Rafik mengaku hingga saat ini pihaknya masih menunggu pembahasan dengan gubernur terkait petunjuk teknis Banprov tersebut. Ia berharap APDESI ikut dilibatkan selama persiapan karena menurutnya, pihaknya lebih paham terkait kondisi di desa-desa yang ada di Banten. “Biasanya ketika membahas jumlah desa, APDESI suka diajak dan dua tahun sebelumnya kerjanya sudah berjalan makanya di tahun ini juga kami ingin gubernur melibatkan kami yang tentunya paham terkait kebutuhan-kebutuhan yang ada di desa,” tandasnya.(mulyana)
Baca Juga: Apdesi Dorong Bank Banten Lakukan Perbaikan
























