SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Jajaran anggota Komisi I DPRD Pandeglang, melakukan hearing dengan Direksi PT Tirta Fresindo Jaya yaitu anak perusahaan PT Mayora Group, Kamis (12/6/2025).
Hasilnya, pihak perusahaan siap menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp800 juta ditahun 2026 mendatang. Atas dasar itu, para wakil rakyat ini mendukung penuh pengembangan perusahaan tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Syamsudin Aliandono, mendukung penuh pembangunan pabrik PT. Mayora yang berlokasi di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Dengan adanya pabrik di Kabupaten Pandeglang itu, kata dia, berpotensi untuk mengurangi angka pengangguran.
“Kita dukung, kami juga meminta kepada PT. Tirta Fresindo Jaya (TFJ) yang merupakan anak perusahaan PT. Mayora Group supaya mengedepankan warga lokal yang bekerja di perusahaan tersebut,” katanya.
“Mayora ini memang sudah lama ada di Pandeglang, sejak 2016 lalu. Tetapi, baru bisa dibangun tahun ini menjadi pabrik, harapan kami terkait rekrutmen pekerja kami meminta minimal 70 persen pekerjanya warga Pandeglang,” sambungnya.
Syamsudin mengatakan, sampai saat ini sudah banyak warga Kabupaten Pandeglang, yang menantikan pembangunan pabrik PT Mayora yang berlokasi di Cadasari itu selesai. Oleh karena, mereka berharap bisa mendapatkan pekerjaan dan menjadi bagian dari perusahaan tersebut.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
“Walaupun saat ini masih berbentuk gudang, tetapi pihak mayora ini sudah memberikan kontribusi besar dengan menyalurkan CSR kepada anak yatim dan kegiatan sosial lainnya. Maka dari itu, kami meminta supaya mayora di Cadasari ini segera selesaikan pembanguan pabriknya karena sudah banyak yang menanti,” tambahnya.
Selain meminta untuk segera merampungkan progres pembanguanan pabrik, politisi Partai Demokrat ini juga bakal berkoordinasi dengan Pemkab Pandeglang, agar bisa memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan untuk investor.
“Kita juga akan koordinasi dengan OPD terkait, supaya bisa memberikan kenyamanan dan keamanan, dukungan penuh terhadap investor yang tengah berinvestasi di Kabupaten Pandeglang ini. Karena memang harus kita jaga bersama, supaya bisa banyak investor yang datang ke Pandeglang,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Head Of Public Relations PT Mayora Indah, Intan Rionita Latief mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Kabupaten Pandeglang, kurang lebih senilai Rp800 juta dalam satu tahun. Namun, angka tersebut masih belum pasti. Karena, saat ini progres pembanguanan pabrik belum rampung.
“Kita komitmen, mulai dari perizinan sampai ke tahapan selanjutnya, nanti kita selalu mengedepankan kepentingan lokal dulu. Bahkan, hitung-hitungan kasar secara awal itu untuk PAD yang nanti bakal kita sumbang ke Pemda itu, hampir kurang lebih Rp800 juta. Tapi itu baru hitung-hitungan, karena kita belum beroperasi dari sisi pabriknya,” imbuhnya. (adib)
























