SATELITNEWS.COM, LEBAK–Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya pengampu pajak dan retribusi di Kabupaten Lebak diminta tidak membebani masyarakat saat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan, PAD memang terus dioptimalkan, namun Hasbi meminta kepada OPD supaya lebih inovatif dalam meningkatkan salah satu sumber pendapatan daerah tersebut.
“Kita butuh PAD tapi cara-caranya bukan membebani masyarakat yang berpenghasilan rendah,” sebut Hasbi, Jumat (13/6/2025).
Ia kemudian menyinggung terkait penerapan sistem parkir elektronik atau e-parkir di Pasar Sampay, Kecamatan Warunggunung yang beberapa terakhir dikeluhkan para pedagang akibat omzet dan keuntungan menurun.
Seharusnya kata Hasbi, dilakukan kajian yang lebih matang sebelum sistem e-parkir diterapkan di pasar tersebut agar tidak menimbulkan protes masyarakat pedagang.
“Kan itu (Palang parkir otomatis) dipasang tanggal 14 Februari artinya enam hari sebelum saya dilantik jadi bupati. Kenapa enggak nunggu bupati definitif dulu sehingga bisa dikaji bersama-sama,” pinta Hasbi.
Baca Juga: Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD Kota Tangerang
“Apalagi Pasar Sampay kan pasar yang belum berkembang. Butuh kajian agar pada prosesnya program yang dijalankan tidak merugikan pedagang maupun masyarakat lainnya,”sambung Hasbi.
Seharusnya menurut Hasbi, dalam kontrak kerja sama, Disperindag meminta perusahaan pengelola parkir untuk memperbaiki sarana dan prasarana di pasar tersebut sebelum sistem e-parkir diterapkan.
“Misalnya kalau mau pasang gate parkir harus dihotmix jalannya, penerangan jalan nya dipasang lalu kios-kiosnya direvitalisasi,” pungkasnya.(mulyana)
























