Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Wamenkes Dicurhati Kader Pendamping TBC Kota Tangerang: Kami Pernah Disambut Golok

Kota Tangerang Tuan Rumah Dialog Interaktif Gerakan Bersama Kelurahan Siaga TBC

Oleh Made Nusantara
Rabu, 18 Jun 2025 17:37 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Wamenkes Dicurhati Kader Pendamping TBC Kota Tangerang: Kami Pernah Disambut Golok

DIALOG INTERAKTIF: Wamenkes RI Prof Dante Saksono Harbuwono bersama Wali kota Tangerang Sachrudin saat dialog interaktif penanggulangan TBC. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Prof dr Dante Saksono  Harbuwono menghadiri acara Dialog Interaktif Gerakan Bersama Kelurahan Siaga TBC, Rabu (18/6/2025) di  GOR Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Selain Wamenkes, hadir pula Wali kota Tangerang Sachrudin  serta perwakilan dari kementerian lainnya, Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji.

Dalam acara yang dipandu oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni ini, Wamenkes dicurhati salah seorang Kader Pendamping TBC Kota Tangerang bernama Novi Fitri Dewi, yang menyatakan bahwa menjadi  Kader Pendamping TBC menghadapi tantangan yang tak main-main, terlebih ketika berhadapan dengan penderita TBC yang menolak diobati. Meski datang dengan maksud dan  tujuan baik, namun ada kalanya tanggapan yang diterima justru sebaliknya.

“Jadi kebetulan waktu itu penderitanya RO (resisten obat atau bakteri penyebab TBC sudah kebal obat) di wilayah Kecamatan Larangan. Kader yang datang ditolak, orangnya marah-marah.  Datang lagi , juga  sama ditolak bahkan sampai ada yang dibawakan golok pak, akhirnya temen saya pada nggak mau dateng lagi pak karena takut dibawakan golok, jadi kami  harus bagaimana menghadapi kondisi seperti ini pak,” ujar Novi kepada Dante. Akhirnya Novi pun turun tangan langsung  menemui penderita TBC tersebut.

Selain pernah dibawakan golok, Novi juga bercerita peristiwa tak mengenakkan lain yang juga dialami oleh Kader Pendamping TBC oleh  penderita di salah satu perumahan di Batuceper. “Jadi pernah juga di Perumahan Arcadia, penderitanya tidak  terima. Kader malah dilaporkan kepada polisi, katanya pencemaran nama baik, untung saya sampaikan  kondisinya ke Polsek,” keluhnya perempuan pernah meraih penghargaan sebagai Kader Kesehatan  Terbaik Tingkat Nasional dalam Upaya Penanggulangan TBC yang diselenggarakan di Bali ini.

Karena kasus juga kader menjadi “trauma” dan tidak bisa melanjutkan  investigasi  pengobatan TBC, khususnya di perumahan-perumahan. Untuk itu, dirinya berharap agar para Kader Pendamping TBC mendapatkan  perlindungan hukum. “Jadi ada tidak pak perlindungan hukum” harapnya.

Menanggapi keluhan ini, Wamenkes menyatakan bahwa stigma terhadap penderita TBC memang menjadi  salah satu kendala yang dihadapi dalam pengobatan TBC selain rasa bosan pasien dalam proses penyembuhannya. “Jadi memang stigma itu  harus dihapuskan,” terangnya.

Baca Juga: Indonesia Terbesar Kedua Dunia Kasus TBC

Stigma menjadi masalah serius yang dapat menghambat upaya pencegahan dan pengobatan penyakit ini.  Stigma ini muncul karena berbagai faktor, termasuk kurangnya pemahaman tentang TBC, mitos yang salah,  dan pengalaman negatif terkait penyakit ini.

Mulai dari menyembunyikan penyakit karena takut diskriminasi  hingga menunda pengobatan dan isolasi sosial. “Padahal jika pasien rutin minum obat secara teratur, maka dalam sebulan si penderita tidak lagi akan menulari orang lain. Memang pengobatannya itu cukup lama yakni antara 6-24 bulan, tapi yang jelas penderita TBC ini bisa disembuhkan,” jelasnya.

BeritaTerbaru

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB

Untuk itu dirinya tetap mengajak para kader tetap semangat bertugas. Terlebih saat ini Republik  Indonesia menempati posisi kedua penderita TBC tertinggi di dunia di bawah India. “Tadinya kita nomor 3  di bawah India dan China sekarang nomor 2, China sudah mulai turun kasusnya,” ungkapnya.

Sementara, Wali kota Tangerang Sachrudin menanggapi curhatan kader meminta agar tidak perlu takut menghadapi adanya pelaporan ke aparat Kepolisian. “Kita dampingi secara hukum. Yang penting sampaikan dan berkoordinasi  dengan Pemkot Tangerang melalui Puskesmas, Kecamatan dan seterusnya. Nggak usah khawatir,” ujar  Sachrudin.

Lebih jauh Sachrudin menekankan bahwa pemberantasan TBC tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Akan tetapi butuh kolaborasi dan peran serta masyarakat,termasuk kader pendamping. “Makanya kita harus bersama-sama memberantas penyakit ini. Kami dorong Kelurahan Siaga TBC semakin kuat agar masyarakat paham, aktif dalam pencegahan dan pengobatan, serta stigma terhadap para penyintas TBC bisa dihilangkan,” kata Sachrudin.

Dalam laporannya, Sachrudin juga menekankan bahwa  berdasarkan temuan kasus TBC tahun 2024 diketahui bahwa setiap 1.000 orang warga Kota Tangerang maka ada lima orangnya merupakan pasien TBC dan sekitar 21 persen dari total kasus merupakan anak usia di bawah 15 tahun. (made)

Baca Juga: Untuk Capai Target Eliminasi TBC, Dinkes Pandeglang Lakukan Berbagai Langkah Preventif

 

 

 

 

Tags: Kader Pendamping TBC Kota Tangerang Dibawakan GolokTBCWamenkes
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kota Tangerang

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Kota Tangerang

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bansos 14 Ribu KPM Lebak Disetop, Terindikasi Judol

Bansos 14 Ribu KPM Lebak Disetop, Terindikasi Judol

Selasa, 1 Sep 2026 18:40 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Jumat 4 September, Cek Lokasinya

Jumat, 4 Sep 2026 07:24 WIB
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.