Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Indonesia Terbesar Kedua Dunia Kasus TBC

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 7 Apr 2026 16:00 WIB
Rubrik Nasional
Indonesia Terbesar Kedua Dunia Kasus TBC

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus (kedua kiri, Wamendagri Akhmad Wiyagus (kedua kanan), dan perwakilan WHO Indonesia Setiawan Jati Laksono (kiri), dalam Konferensi Pers Hari TB Sedunia 2026, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta Senin (6/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA-–Indonesia berkejaran dengan waktu untuk mendeteksi hampir 300.000 pengidap Tuberkulosis (TBC) yang hingga kini masih berada di luar pantauan medis.
Dari estimasi 1.090.000 kasus nasional, data terbaru menunjukkan baru sekitar 867.000 pasien yang berhasil masuk ke dalam sistem pengobatan.

Fakta itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus. “Kasus TB di Indonesia masih cukup tinggi bahkan secara jumlah kasus diperkirakan ada 1.090.000 kasus TB di Indonesia dan yang diobati tahun lalu 867.000 kasus, jadi masih ada hampir 300.000 kasus yang belum ditemukan,” ujar Paulus, dalam peringatan Hari TB Sedunia 2026 di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Di forum yang sama, Perwakilan WHO Indonesia Setiawan Jati Laksono menyebut, Indonesia termasuk dalam kelompok negara dengan beban kasus TBC tinggi secara global. Menduduki posisi kedua kasus TBC terbanyak di dunia.

“Dari peta global, Indonesia berada di peringkat kedua setelah India. Delapan negara menyumbang sekitar 67% kasus TB dunia, dan Indonesia termasuk di dalamnya,” kata Setiawan.

Secara global, lanjut Setiawan, masih terdapat kesenjangan besar dalam penemuan kasus TBC. Dari sekitar 10,7 juta kasus setiap tahun, masih ada sekitar 2,4 juta kasus yang belum terdeteksi.

Paulus mengatakan, tingginya jumlah penderita TBC di Indonesia menjadi tantangan bagi Kemenkes untuk memberantas kuman TB. Strategi penanganan harus bergeser dari sekadar urusan klinis menjadi persoalan lingkungan hidup. Pasalnya, celah angka ini bukan sekadar statistik, melainkan risiko penularan senyap yang terus membayangi kawasan padat penduduk.

Baca Juga: Timnas Voli Indonesia Berpeluang Pijak Semifinal

“Saya ingin menjelaskan bahwa pada hari ini pemberantasan TB itu lintas sektoral Kemenkes di depan bersama Kemendagri tidak cukup. Harus dibagi kementerian PKP, Kemenaker, Kemensos, Kementerian Pangan, dan Kementerian lingkungan hidup ini saling berkaitan,” ujarnya.

Pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan melakukan skrining yang meluas selama 2026. Fokus utama kini diarahkan pada kelompok masyarakat ekonomi lemah di Desil 1-4, di mana kondisi hunian seringkali menjadi faktor utama pelestarian kuman.

Paulus menjelaskan secara teknis bahwa kuman TBC sebenarnya sangat rentan terhadap lingkungan luar namun mematikan di ruang tertutup. “Kuman TB itu kalau di udara kena sinar matahari itu 15-30 menit mati kumannya. Tapi kalau di rumah yang tidak ada ventilasi tidak bagus, kuman TBC bisa tahan berbulan-bulan,” tuturnya.

Realitas sosiologis inilah yang mendorong lahirnya kebijakan kolaboratif lintas sektoral. Pemerintah memulai proyek percontohan renovasi 2.000 unit rumah pada tahun 2026 bagi keluarga prasejahtera melalui kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Targetnya adalah memastikan sirkulasi udara dan cahaya matahari pada rumah tinggal diperbaiki agar tidak lagi menjadi inkubator bakteri.

“Pokoknya yang paling membutuhkan kita yang diutamakan, sehingga kali ini kita punya berhasil, tahun depan kami ingin minta tambah lagi, boleh 10 ribu rumah,” tambah Paulus.

Namun, perbaikan fisik bangunan hanyalah satu sisi dari solusi. Di level akar rumput, pengawasan diperketat melalui pembentukan 5.315 Desa Siaga TBC dari total 16.045 desa yang tersebar di 11 provinsi prioritas. Wilayah fokus tersebut mencakup Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa ribuan desa tersebut diharapkan menjadi garda terdepan dalam skrining massal sepanjang tahun 2026. “Ini sekaligus akan membantu kerja Pemda dalam penanganan TBC dengan kolaborasi mikro dengan desa dan kelurahan,” ujar Wiyagus.

Ia menekankan bahwa efektivitas di lapangan akan sangat bergantung pada komitmen kepala daerah dan integrasi antara Puskesmas dengan pemerintah desa. “Sejauh ini kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Daerah yang sudah menentukan komitmennya,” ucapnya. (rmg/xan)

BeritaTerbaru

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Tags: Indonesiakasuskementerian kesehatanpengidap TBCTBC
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
Headline

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Inggris vs RD Kongo, Potensi Kejutan Lagi?

Inggris vs RD Kongo, Potensi Kejutan Lagi?

Selasa, 30 Jun 2026 21:55 WIB
SAMBUTAN - Ketua DPC PPP Kabupaten Serang terpilih periode 2026-2031, Dendi Kurnia Ardiansyah, menyampaikan sambutan di acara Muscab ke X yang diselenggarakan di gedung Catur Ciruas, Minggu (28/6/2026). (ISTIMEWA)

Nahkodai PPP Kabupaten Serang, Dendi Siap Gaspol Susun Kepengurusan

Minggu, 28 Jun 2026 17:53 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan secara daring. (ISTIMEWA)

Gubernur Andra Pastikan Tata Kelola Pemerintahan Berjalan Optimal

Rabu, 24 Jun 2026 19:25 WIB
Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) dan Peneliti Senior Citra Institute, Agisthia Lestari. (ISTIMEWA)

Putusan MK dan Harapan Baru Perempuan, Dunia Politik Indonesia Lebih Berwarna

Selasa, 30 Jun 2026 11:11 WIB
BERBINCANG : Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, berbincang dengan warga Kampung Baros Masjid, Desa/Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, saat melakukan reses. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Ketua DPRD Banten Minta Kades Optimalkan Banprov Untuk Pembangunan Desa

Rabu, 24 Jun 2026 16:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.