SATELITNEWS.COM, SERANG – Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, meminta kepada para Kepala Desa (Kades) agar bisa memaksimalkan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov). Khususnya, untuk membangun desa dan membiayai kuliah satu mahasiswa di desa tersebut.
Amanah itu disampaikan politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, pada saat melakukan reses masa persidangan III tahun sidanh 2025-2026, di Kampung Baros Masjid, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Rabu (24/6/2026).
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim mengatakan, Banprov sebesar Rp120 juta untuk masing-masing desa, sepenuhnya dipergunakan untuk kepentingan pembangunan dan pendidikan. Hal itu, sebagaimana dituangkan dalam aturan perundang-undangan yang berlaku.
“Jadi Banprov Rp120 juta itu, untuk membangun desa dan untuk program satu desa satu sarjana. Nah ini yang harus benar-benar dimaksimalkan,” katanya, Rabu (24/6/2026).
Program satu sarjana satu desa itu, lanjutnya, dimaksudkan agar orang atau anak muda yang berprestasi didesanya tetapi terbentur dengan keuangan, bisa mendapatkan bantuan itu agar bisa melanjutkan pendidikan hingga jenjang perkuliahan atau Strata Satu (S1).
“Nah, nanti anak berprestasi ini atau yang paling pintar di desa ini, dibiayai sampai selesai kuliah. Ilmu yang didapat itu, nantinya bisa dipakai untuk membangun desa bekerja sama dengan pemerintahan desa,” ujarnya.
Baca Juga: Christian Lois Serap Aspirasi Warga Cipondoh Makmur
Fahmi juga menyampaikan, DPRD Banten akan terus menyampaikan aspirasi dari masyarakat, khususnya terkait pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya.
“Jadi massa reses ini, sebagai upaya mengetahui apa saja keluhan masyarakat, sampai tidak program pemerintah, apa saja yang kurang, apa saja yang perlu dibangun, kita aspirasikan,” tukasnya.
Kades Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Ahmad Suparlan menyampaikan, selama ini aspirasi yang disampaikan melalui Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, selalu mendapat respons dari Pemprov Banten.
“Selalu ikut dan terjun kebawah, walaupun orangnya tidak datang tapi programnya datang. Setiap ada keluhan selalu direspons, dia selalu bilang Ro apa lagi yang belum dibangun,” aku Kades.
“Mudah-mudahan, pak ketua terus membawa aspirasi untuk kita semua. Mudah-mudahan, program pembangunan terus datang ke desa baros ini,” sambungnya.
Suparlan mengingatkan kepada masyarakat, agar terus bekerja sama dengan Pemerintahan Desa dalam membangun desa. Supaya, pemerataan pembangunan dapat terlaksana dengan baik.
Baca Juga: DPRD Dorong Pemkot Tangerang Tuntaskan Serah Terima Fasos-Fasum
“Jangan sampai ada intimidasi, demo atau apalah, kita fokus membangun desa sebagai bagian dari wilayah Provinsi Banten. Ke depan semoga kita bisa terus menjaga silaturahmi jangan sampai terputus,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Kampung Baros Masjid, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, AZ Kohir menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi keluhan masyarakat setempat dan sudah disampaikan secara langsung.
“Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti, ada beberapa keluhan yang disampaikan, khususnya dalam hal pertanian dan perkebunan,” imbuhnya. (adib)
