SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kebakaran hebat melanda sebuah lapak penampungan limbah di kawasan padat penduduk dan area pabrik di Jalan Veteran, Kampung Cisereh, RT 03/02, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/6/2026) malam. Kobaran api yang cepat membesar membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.
Peristiwa itu bermula ketika api tiba-tiba muncul setelah terdengar suara ledakan dari dalam area lapak limbah. Saat kejadian, salah seorang pekerja sekaligus pelapor, Firdan Rizky, diketahui sedang keluar untuk membeli makan malam.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Sabtu malam. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terdengar sesaat sebelum api muncul dan membesar.
“Tiba-tiba terjadi ledakan di lapak limbah tersebut dan langsung muncul api yang kemudian membesar,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Minggu (21/6/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah berkobar cukup besar dan menyelimuti seluruh area penampungan limbah. Besarnya kobaran api dipicu oleh banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di lokasi, seperti drum bekas tinta, limbah plastik, tumpukan dus, hingga drum bekas oli.
Akibatnya, api dengan cepat membesar dan menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan.
Baca Juga: 81 Bangunan Liar di Cisoka Tangerang Akhirnya Dibongkar, Pedagang Direlokasi ke Pasar Tradisional
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang menerjunkan lima unit armada pemadam kebakaran gabungan yang terdiri atas dua unit dari Mako Curug, satu unit dari Pos Legok, satu unit dari Pos Tigaraksa, dan satu unit dari Pos Kelapa Dua.
“Kami menerjunkan lima unit armada pemadam kebakaran gabungan, terdiri dari dua unit Mako Curug, satu unit Pos Legok, satu unit Pos Tigaraksa, dan satu unit Pos Kelapa Dua,” ujarnya.
Setelah berjibaku memadamkan api yang melahap lapak limbah tersebut, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke permukiman warga maupun bangunan pabrik di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah api saat ini sudah padam,” katanya.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik lapak mengalami kerugian material yang hingga kini masih belum dapat ditaksir.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, total luas area yang terdampak serta kepastian penyebab utama ledakan dan kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Amirudin.
Baca Juga: Menteri LH Tugaskan Deputi Gakkum Segel Pabrik Pemanfaatan Oli Bekas Ilegal di Panongan Tangerang
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran tersebut. (alfian/aditya)
