SATELITNEWS.COM, SERANG – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggandeng Plaza Banten, marketplace lokal milik PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda), untuk mempercepat transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMK-K) di Provinsi Banten.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Plaza Banten sebagai narasumber dan penyedia platform perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) dalam kegiatan pendampingan dan asistensi pengadaan digital yang digelar LKPP di Hotel Aston Serang.
Plaza Banten memberikan pendampingan bagi pelaku usaha lokal, mulai dari proses onboarding, pengelolaan toko digital, hingga pemanfaatan peluang pasar dari belanja pemerintah. Langkah ini sejalan dengan upaya LKPP mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui transformasi digital yang inklusif.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 pelaku UMK-K dari kabupaten dan kota di Banten itu dibuka Asisten Daerah II Pemerintah Provinsi Banten, Budi Santoso.
Acara turut didukung Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Banten, LPSE Banten, Dinas Koperasi dan UMKM, DPMPTSP, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang, serta sejumlah instansi terkait.
Kepala Divisi RTI PT Agrobisnis Banten Mandiri, Endang Saputra, mengatakan digitalisasi pengadaan membuka peluang lebih luas bagi produk lokal untuk masuk ke pasar pemerintah.
Baca Juga: Forum Diskusi PPMSE Plaza Banten Fokuskan Penguatan Belanja OPD dan UMKM
“Digitalisasi pengadaan membuka peluang yang semakin luas bagi produk lokal Banten untuk masuk ke pasar pemerintah. Kami tidak hanya menyediakan platform, tetapi juga mendampingi pelaku UMK-K agar mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal,” kata Endang, Rabu (24/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, LKPP menegaskan peningkatan keterlibatan UMK-K menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Melalui sistem pengadaan digital, pelaku usaha memperoleh akses pasar yang lebih luas serta proses transaksi yang lebih mudah dan transparan.
LKPP juga menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya sebatas pendaftaran di platform, tetapi mencakup peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, kemasan, dan kemampuan pemasaran agar mampu bersaing secara berkelanjutan.
Senada dengan itu, Rinon Agus W dari LPSE Provinsi Banten menilai pendampingan berkelanjutan penting untuk memastikan UMK-K tidak hanya terdaftar, tetapi juga aktif bertransaksi dalam ekosistem pengadaan digital.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, LKPP menghadirkan sejumlah PPMSE sebagai narasumber dan mitra asistensi. Plaza Banten mewakili marketplace lokal Banten, berdampingan dengan platform nasional seperti Mbiz Market dan Grab.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Selain mengikuti diskusi dan konsultasi terkait pengadaan digital, pengembangan usaha, perpajakan, dan perizinan, sejumlah pelaku UMK-K juga langsung mendaftar dan bergabung ke dalam ekosistem Plaza Banten.
Baca Juga: Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Jadi Salah Satu dari 12 PPMSE Nasional
Melalui kolaborasi ini, LKPP dan Pemerintah Provinsi Banten berharap partisipasi UMK-K dalam pengadaan digital semakin meningkat, sehingga mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, dan naik kelas menjadi pelaku usaha yang lebih kompetitif. (made)





















