SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Multimedia Audio Visual dan Broadcasting (MAVIB) menjadi hal tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Terlebih dalam masa kini yang telah memasuki era digital. Untuk itu kehadiran Komunitas MAVIB di Universitas Raharja Tangerang mendapat dukungan penuh dari pihak kampus.
“Program MAVIB memang untuk sementara kita gantungkan di bawah Teknik Informatika, walau pun memang sudah banyak mendorong agar dijadikan DKV (Desaian Komunikasi Visual). Nah, kalau MAVIB ini bisa perfilman, bisa iklan. Tapi kalau iklan harus menggandeng MAVIB, sebab selain mendesain juga harus mempromosikan untuk diiklankan, lalu muatannya di broadcasting maupun perfilman kita ajari tentang prodi desain, jadi komplet dengan satu konsentrasi,” ujar Rektor Untung Raharja, Dr Po Abas Sunarya usai kegiatan pelantikan dan sertijab pengurus Komunitas MAVIB di Ruang GMT, Universitas Raharja, Selasa (24/6/2025).

Dia menambahkan bila melihat kebutuhan pasar, maka dirinya berkeyakinan bahwa kualitas MAVIB Universitas Raharja mampu berbicara banyak di lapangan. “Saya dari dulu punya motto, bukan seberapa banyak lulusan yang dihasilkan, melainkan seberapa banyak yang berprestasi dan seberapa banyak yang terserap di masyarakat, khususnya dunia usaha,” tegasnya.
Dia mencontohkan lulusan MAVIB yang ikut seleksi bersama dengan berbagai sarjana dari kampus lain yang menjadi saingan mampu lolos seleksi. “Ternyata lolos dan bahkan ada yang sudah jadi manajer, jadi dia komplet sebab selain mendesain, dia juga mempromosikan, dia menayangkan melalui broadcastnya, maka nggak heran dia berprestasi,” jelasnya. “Apalagi sekarang kita diberikan oleh menteri untuk bikin prodi apa saja yang menjadi segmen pasar dan kearifan lokal,” jelasnya.
Disinggung soal potensi, Abas menegaskan bahwa setiap pengelola pendidikan tinggi di Kota Tangerang
memiliki kebijakan masing-masing. “Tapi buat saya setelah saya survei dan kegunaan alumni maupun ketika berkompetisi dengan alumni kampus lain, ternyata jadi pemenang juga. Kebetulan saya orang pabrik, jadi mereka itu para lulusan Raharja dipakai. Kalau dulu mungkin yang dilihat hanya kampus branded, kalau sekarang tidak. Mereka harus lolos tes,” jelasnya.
Baca Juga: Universitas Raharja Tangerang Perkuat Daya Saing Mahasiswa Lewat Seminar Internasional AI
Sementara ditanya soal masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intellegence, Abas mengatakan Universitas Raharja telah melakukan antisipasi dan siap melakukan elaborasi, khususnya dengan hadirnya Alphabet Incubator.

“Mau artificial, mau block chain semua dikelola. MAVIB ini bergandengan dengan incubator apa saja, mulai dari riset, pengembangan serta strengh, serapannya. Jadi Raharja itu sudah komplet, makanya masyarakat bisa mempercayakan anaknya di Universitas Raharja,” jelasnya. (made)
























