SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Memperingati hari keluarga nasional (Harganas) Ke-32 yang jatuh pada setiap tanggal 29 Juni, Pemerintah Kabupaten Tangerang meminta para orang tua berperan aktif dalam menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, sejahtera dan dapat membimbing anak-anak menjadi generasi yang unggul berdaya saing tinggi, Sabtu (5/7).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peringatan Harganas ke-32 ini mengusung tema “Hari Keluarga untuk Indonesia Maju” jangan hanya sebatas seremonial saja. Namun, harus menjadi momentum bagi semua orang tua yang ada di Kabupaten Tangerang, untuk berperan aktif dalam menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.
“Sehingga, kedepan mampu menciptakan anak-anak generasi bangsa yang memiliki daya saing tinggi, dan benar-benar tercapainya Keluarga Indonesia Maju,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Sabtu (5/7).
Menurut pria yang biasa disapa akrab, Rudi Maesyal, bahwa para orang tua harus meningkatkan komunikasi dengan anggota keluarga termasuk anak-anaknya, tanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia.
“Ibu dan Bapak, harus aktif membimbing anak-anak kita agar tumbuh sehat, cerdas dan sejahtera. Tanamkan, nilai-nilai kebangsaan dan cinta terhadap tanah air kita, ” ujar Rudi Maesyal.
Dalam peringatan Harganas Ke-32 itu, Rudi Maesyal juga menyoroti banyaknya lansia yang masih aktif mengasah pengetahuannya. Hal itu, diketahui dari banyaknya para lansia yang mengikuti program sekolah lansia yang saat ini sudah berjalan di 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Penanganan Banjir Pondok Aren Digarap, Turap dan Pompa Dipasang di Tiga Lokasi
“Kita semua bangga menyaksikan para lansia yang tetap semangat dan produktif di usia senjanya. Kita akan terus memperkuatnya dengan program sekolah lansia yang ditargetkan dapat digelar di seluruh kecamatan beberapa tahun ke depan,” ungkapnya
Rudi menegaskan, bahwa pemerintah harus terus mendorong peran aktif kader Posyandu, Puskesmas, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan balita. Peran aktif dan kolaborasi lintas sektor ini cukup berhasil dalam uapaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang yang menunjukkan tren membaik sejak 2024.
“Kita ingin generasi masa depan Kabupaten Tangerang tumbuh sehat dan cerdas. Dari keluarga yang harmonis, kita bisa menggapai Indonesia maju dan Indonesia Emas,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi menambahkan, keluarga yang kuat dan harmonis merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa. Karena, dengan keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing di era global.
“Kita perlu membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan keluarga yang tangguh,” ungkap Rusman.
Dia juga menyampaikan program strategis BKKBN untuk mendukung pembangunan keluarga, seperti Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Penyediaan tempat penitipan anak terstandarisasi nasional, Gerakan Ayah Bangga Indonesia, dan Program Lansia Berdaya.
Baca Juga: Ribuan Spanduk Ilegal di Kota Tangsel Ditertibkan
“Pemerintah Provinsi Banten, akan terus berupaya untuk menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera. Kami, juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penyelenggaraan Harganas ke-32 yang diselenggarakan di Alun-alun Tigaraksa ini,” ucapnya.
Bupati Beri Nama Bayi Asal Sepatan Mohammad Maesyal Rasyid
Sementara itu, di tempat terpisah, bupati membesuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), saat melahirkan anak ke empat dari pasangan Beben dan Anisah di Kampung Gerudug, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Minggu (6/7). Bupati Tangerang memberikan nama terhadap anak itu, sama seperti nama dirinya, Mohammad Maesyal Rasyid.

Sepasang suami istri, yang beranama Beben dan Anisa telah dikaruniai anak ke-4 yang berjenis kelamin laki-laki. Diketahui, bahwa pasangan tersebut, merupakan salah satu masyarakat yang masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena sang suami (Beben) hanya bekerja sebagai vermak pakaian keliling diwilayah Kecamatan Sepatan.
“Alhamdulillah, si anak lahir dengan selamat, sehat. Dan saya di izinkan untuk memberikan nama kepada anak laki-laki yang baru lahir itu, dengan nama Mohammad Maesyal Rasyid,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Minggu (6/7).
Menurut pria yang biasa disapa akrab, Rudi Maesyal, anak yang diberikan nama yang sama.dengan dirinya itu, merupakan anak ke empat dari pasangan Beben dan Anisa, dimana sebelumnya sepasang suami istri itu telah dikaruniai tiga anak, yang bernama Muhammad Ridho, M. Adhyatma Ramadhan, dan Muhammad Hilal Rojab.
“Jadi, total anaknya empat, dan semuanya laki-laki. Semoga, menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada kedua orang tua, serta agama dan bangsa, ucap Maesyal Rasyid.
Ditempat yang sama, Beben mengatakan, rasa terimakasihnya kepada Bupati Tangerang tang telah menyempatkan waktunya, berkunjung kerumahnya untuk menjenguk putra ke empatnya yang baru lahir. Kata Beben, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu, selain memberikan bantuan ekonomi kepada keluarganya, juga telah memberikan izin namanya dibapai untuk putra ke empatnya itu.
“Alhamdulillah, terimakasih Bupati Tangerang, ditengah-tengah kesibukannya itu, masih sempat meluangkan waktu untuk menjenguk anaknya dan memberikan bantuan kepada kami,” kata Beben.
Dia berharap, anak keempatnya itu, yang telah diberikan nama Mohammad Maesyal Rasyid bisa menjadi orang hebat, dan menjadi orang penting di Kabupaten Tangerang, seperti halnya Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
“Semoga, dengan nama yang sama, rejekinya juga kedepan bisa sama, dan bermanfaat untuk masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (alfian/aditya)





















