SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan generasi muda yang terampil dan mampu bersaing di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis. Karena itu, penguatan keterampilan teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa Inggris, karakter, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri Talkshow Pendidikan Vokasi SMK Penerbangan Dirgantara yang mengangkat tema “English for Careers, Government Policy Support for Vocational Excellence in Building Globally Competitive Youth in Tangerang” di Gedung Amfitheater Heri Sudharmaji PPI Curug, Rabu (7/10/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil, kompeten, disiplin, dan siap memasuki dunia usaha maupun dunia industri.
Namun demikian, menurutnya, lulusan SMK tidak cukup hanya menguasai keterampilan teknis. Mereka juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, karakter yang kuat, serta kemampuan cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hal itu dinilai semakin penting bagi siswa-siswi SMK Penerbangan Dirgantara yang dipersiapkan memasuki dunia penerbangan.
“Bagi anak-anak yang ingin berkarier di dunia penerbangan, kemampuan bahasa Inggris harus terus diasah. Selain keterampilan teknis, komunikasi, kedisiplinan, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi juga menjadi modal penting untuk meraih masa depan,” ujar Wabup Intan.
Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, peningkatan kompetensi generasi muda, serta sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.
Baca Juga: Babinsa Cegah Tawuran Pelajar di Alun-alun Teluknaga
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, lembaga pendidikan, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
Pemerintah daerah bersama berbagai komponen, lanjutnya, berkomitmen menguatkan kolaborasi dalam rangka mencetak generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, mandiri, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun bangsa.
“Kami, pemerintah daerah terus mendorong dan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan dunia agar pendidikan vokasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan industri, dunia usaha dan perkembangan zaman,” tandasnya.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar terus belajar, meningkatkan keterampilan sesuai bidang yang ditekuni, memperkuat kemampuan bahasa Inggris, serta membangun karakter dan kedisiplinan sejak dini.
“Teruslah belajar, bangun karakter dan kedisiplinan, serta beranilah bermimpi besar. Keberhasilan bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tetapi juga seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan bagi keluarga, masyarakat dan bangsa,” pesannya.
Wabup Intan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh peserta didik untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja.
Sementara itu, Kepala SMK Penerbangan Dirgantara, Eva Sulastri, mengungkapkan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi sekaligus mempersiapkan generasi muda Kabupaten Tangerang agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik bagi para siswa untuk lebih memahami pentingnya kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal memasuki dunia penerbangan dan membuka peluang karier di tingkat global,” ujar Eva.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Pembina Yayasan Dirgantara, Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ketua Forum Komunikasi SMK Penerbangan Indonesia, Founder Golden English, native speaker dari Australia, para guru dan tenaga pendidik, serta para siswa SMK Penerbangan Dirgantara. (aditya)





















