SATELITNEWS.COM, LEBAK–Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Soekarno-Hatta, atau yang dikenal ruas jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (4/10/2026) malam. Sebuah truk bermuatan sekam atau pupuk kering menabrak sejumlah minibus setelah sopir diduga mengalami kelelahan dan mengantuk saat perjalanan menuju Cipanas, Kabupaten Lebak.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu sontak membuat pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi terkejut. Benturan keras terjadi setelah truk yang melaju di ruas jalan tersebut menabrak Honda Brio hingga kemudian terjadi benturan dengan kendaraan lainnya.
Dalam video yang beredar, terlihat truk berwarna kuning terlibat kecelakaan dengan sejumlah minibus. Honda Brio berwarna merah tampak mengalami kerusakan cukup parah. Sementara beberapa kendaraan lainnya juga terlihat berada di lokasi setelah terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak Ipda Aris Setyawan membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi kepolisian, truk tersebut diketahui membawa muatan sekam atau pupuk kering yang akan dikirim ke wilayah Cipanas, Kabupaten Lebak.
“Benar, semalam sekitar pukul 19.00 WIB adanya kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan. Sopir truk mengalami ngantuk berat akhirnya menabrak Honda Brio, kemudian Honda Brio menabrak Ertiga dan Avanza,” kata Aris, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026).
Menurut Aris, kondisi sopir yang kelelahan dan mengantuk menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Kondisi tersebut diduga membuat pengemudi tidak mampu mengantisipasi kendaraan di depannya. “Penyebab utamanya sopir kendaraan truknya lelah dan mengantuk,” ujarnya.
Baca Juga: Dukun Cabul di Lebak Pakai Modus Usir Jin Agar Bisa Setubuhi Korban
Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan tersebut tengah membawa muatan sekam atau pupuk kering menuju Cipanas. Dalam perjalanan itu, sopir disebut tetap melanjutkan perjalanan karena harus mengejar target pengiriman. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penanganan kecelakaan.
Sebab, memaksakan perjalanan ketika tubuh sudah lelah dan mengantuk menurut Aris, dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih kendaraan yang dikemudikan merupakan kendaraan berat dengan muatan. Benturan dalam kecelakaan itu membuat Honda Brio menjadi kendaraan yang mengalami kerusakan paling parah.
Sementara kendaraan lainnya juga mengalami kerusakan akibat rangkaian tabrakan tersebut. “Yang ikut terjadi kecelakaan ada empat kendaraan. Yang mengalami rusak berat hanya satu, yaitu Honda Brio,” kata Aris.
Pasca kejadian, kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung diamankan petugas untuk kepentingan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Polisi juga melakukan pendataan terhadap kendaraan serta memastikan kondisi para pengemudi dan penumpang yang terlibat.
Beruntung, kecelakaan beruntun tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, meski kerusakan kendaraan menimbulkan kerugian materi. “Untuk korban jiwa tidak ada, hanya kerugian materi,” pungkas Aris.(mulyana)




















