SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan turap sepanjang 40 meter dengan tinggi 10 meter longsor.
Longsor terjadi di Jalan Matahari 5 Blok H3, RT 04 RW 09, Perumahan Puri Pamulang, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, pada Selasa (7/7) sekitar pukul 15.30 Wib.
Peristiwa longsor itu menyebabkan akses jalan menuju enam rumah warga tertutup material turap yang runtuh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat membuat panik warga sekitar.
Salah satu warga terdampak, Indra Sustra (18), menceritakan detik-detik terjadinya longsor yang nyaris mengenai rumahnya. Saat itu ia sedang mencuci motor di garasi rumahnya yang berada persis di bawah turap. Material turap yang runtuh sempat menghantam beberapa pohon di sekitar lokasi, namun tidak sampai mengenai rumah warga secara langsung.
“Awalnya kayak muncul air-air dari tembok itu. Setelah itu ambruk. Saya posisi lagi nyuci motor di garasi. Material longsor hanya kena pohon. Rumah saya alhamdulillah tidak hanya akses jalan tertutup,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut keterangan Indra, longsoran terjadi cukup cepat. Untungnya, tidak ada orang yang sedang melintas di bawah turap saat kejadian. Hanya saja, sekitar enam rumah akses jalan depan rumah tertutup akibat tertimbun material longsor.
Baca Juga: U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari
“Sekitar 10 meter tingginya panjangnya ambruk semua. Alhamdulillah tidak ada orang dibawah waktu kejadian saya lagi nyuci motor kaget kaya suara gemuruh sekitar jam tengah 4,” katanya.
Pantauan di lokasi, enam rumah yang berada di ujung jalan kini terisolasi karena akses satu-satunya tertutup material longsoran. Warga yang terdampak pun telah keluar dari rumah dan mengungsi sementara. Nampak hingga pukul 18.41 WIB tidak ada petugas yang melakukan evakuasi material longsor.
“Warga sementara mengungsi dievakuasi,” pungkas Indra. (eko)


















