SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang akan menggelar kaderisasi secara serentak di 13 kecamatan. Kegiatan strategis ini ditargetkan mampu menjaring sedikitnya 1.000 kader baru sepanjang tahun 2025.
Kecamatan Batuceper dipilih menjadi lokasi pertama kaderisasi. Wilayah ini dinilai sebagai representasi semangat Ansor di Kota Tangerang, sekaligus menjadi pionir dalam pelaksanaan kaderisasi berkelanjutan.
“Pengkaderan di Ansor adalah sebuah keharusan. Alasannya, karena Ansor memiliki batas usia keanggotaan maksimal 40 tahun. Jika tidak dilakukan kaderisasi secara rutin, maka masa depan organisasi bisa mengalami degradasi karena tidak adanya regenerasi,” ujar Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani.
Midyani, yang akrab disapa Gus Midyani, menegaskan bahwa kaderisasi ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan langkah nyata untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
“Batuceper dipilih karena di sana sudah dua kali menggelar kegiatan kaderisasi, yakni Diklatsar Banser pada 2024 dan PKD (Pendidikan Kader Dasar) tahun ini. Ini menunjukkan komitmen luar biasa yang layak diapresiasi dan dijadikan titik awal gerakan kaderisasi serentak,” tambahnya.
Meskipun disebut sebagai kaderisasi serentak, pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap. Enam kecamatan dijadwalkan menjadi kloter pertama, sebelum disusul oleh tujuh kecamatan berikutnya hingga akhir tahun.
Baca Juga: CDC Deklarasikan Sikap Tolak LGBT di Kabupaten Kab Serang
Midyani juga menekankan bahwa kaderisasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Tangerang, khususnya dalam mewujudkan generasi muda berakhlak mulia. Menurutnya, jargon “Kota Akhlakul Karimah” tidak akan bermakna tanpa dukungan konkret dari masyarakat sipil, termasuk organisasi kepemudaan.
“Kita ingin membangun anak muda yang berkarakter, berakhlak, dan punya arah perjuangan. Ini bagian dari kontribusi Ansor dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan,” tegasnya. (mg01)
























