SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, melakukan penambahan sarana dan prasarana (Sarpras) penunjang Banten Internasional Stadium (BIS). Tindakan itu sengaja dilakukan, sebagai persiapan digelarnya Liga 1 di stadion tersebut.
Diiketahui, penambahan Sarpras itu meliputi pemasangan pagar perimeter, membangun akses jalan, tempat parkir, dan lainnya. Alokai anggaran yang digelontorkan, untuk membangun fasilitas itu sebesar Rp14 Miliar pada pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Arlan Marzan mengatakan, saat ini rencana pembangunan penambahan fasilitas itu sudah masuk dalam pelaksanaan fisik dan sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan pihak ketiga, dan ditargerkan selesai akhir tahun 2025 ini.
“Target selesai kontrak sih Desember. Oleh karena itu, untuk akses jalan ke BIS nanti akan kita tambah. Mudah-mudahan sebelum tanggal 9 Agustus, akses jalan ini sudah selesai, karena sudah mulai digunakan oleh Dewa United,” katanya, Senin (28/7/2025).
Arlan mengatakan, pembangunan sarana tersebut merupakan upaya untuk memaksimalkan BIS agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olah raga. Salah satunya persiapan akan dilaksanakannya gelaran Liga 1 di stadion utama Pemprov Banten tersebut.
“Pak Gubernur saat ini tengah fokus dalam pemanfaatan BIS termasuk nanti pengembangan sport centernya. Nah salah satunya untuk BIS ini kita membangun pagar perimeter, membangun satu akses jalan lagi didepan, tempat parkir dan pematangan lahan supaya ada bukit yang menghalangi visual BIS dari pinggir jalan, InsyaAllah tahun ini fasilitas selesai,” tuturnya.
Baca Juga: Akibat Keterbatasan Keuangan Daerah, Tukin ASN Pemprov Banten Terancam Dipotong
Arlan menerangkan, kapasitas BIS bisa mencapai 30.038 orang dan dibagi kedalam lima lantai. Selain itu, stadion itu juga memiliki ruang assembly hall, ruang ganti pemain, ruang lounge, sanitair dan clubicle, VIP hall, tangga VIP, koridor, pintu akses tribun, signage dinding, signage room, signage dinding dan kolom dan fasilitas penunjang lainnya.
Fasilitas lain yang disediakan yaitu di zona 1 ada ruang Assembly hall, ruang ganti pemain, ruang lounge, sanitair dan cubicle, di zona 2,3 dan 4 ada VIP hall lantai 2, tangga VIP dan koridor, di zona 5 ada pintu akses tribun, signage dinding, signage room, signage dinding dan kolom. Kemudian di zona 6,7 dan 8 ada railing sisi ramp, railing akses tangga, railing perimeter railing tangga tribun.
Secara keseluruhan, lanjutnya, biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan itu mencapai Rp14 miliar.
“Total anggaran yang kita keluarkan tahun ini Rp 14 miliaran untuk penambahan sarana, prasarana, dan fasilitas di Banten Internasional Stadium (BIS),” pungkasnya.
Anggota Persatuan Sepak Bola Indonesia Pandeglang (Persipan) Pandeglang, Suhaedi berharap, agar BIS bisa terus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi para atlet, terutama sepak bola. Dengan begitu, para atlet bisa terus mengasah kemampuan mereka dan bisa menjadi sarana mengharumkan nama daerah.
“Tentunya kita terus mendukung, setiap kebijakan yang sifatnya untuk kepentingan bersama. Mudah-mudahan saja, kedepan para atlet kita bisa berbocara banyak dikancah nasional. Pembangunan BIS juga, semoga saja bisa menjadi salah satu akses meningkatkan kompetensi para atlet,” pungkasnya. (adib)
Baca Juga: Komisi I DPRD Banten Minta Penempatan Pejabat Harus Profesional

















