SATELITNEWS.COM, SERANG- Sebanyak 17.000 pelajar di Provinsi Banten, mendapat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Dasar dan Menengah (Disdasmen), tahap pertama. Untuk siswa SD, mendapatkan bantuan sebesar Rp450.000 per siswa per tahun, untuk siswa SMP Rp750.000 per siswa per tahun, sedangkan siswa SMA Rp1 juta per siswa per tahun.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Furtasan Ali Yusuf mengatakan, dana PIP Dikdasmen ini menyasar masyarakat yang kurang mampu. Sehingga, bisa membantu untuk membeli kebutuhan anak sekolah seperti membeli tas, pakaian, dan lain-lain.
“Karena penerima PIP cukup banyak, sehingga pencairannya dibagi menjadi dua tahap dengan jumlah yang sama,” kata Furtasan, Rabu (30/7/2025).
Dikatakan Furtasan, program PIP ini merupakan program aspirasi DPR RI yang diperuntukan bagi masyarakat penerima PIP yang secara ekonomi orang tuanya tidak mampu. Setelah melakukan pemetaan dan identifikasi, dia kemudian menarik kesimpulan bahwa rata-rata orang tua siswa di SDN Terondol bekerja serabutan.
“Makanya kemarin kita salurkan ke SDN Terondol sebanyak 443 siswa dengan anggaran mencapai Rp200 juta dan di SMPN 17 Kota Serang yang mendapatkan PIP Dikdasmen mencapai 548 siswa dengan total nilai anggaran hampir mencapai Rp411 juta,” ujarnya.
Meski penyalurannya dilakukan bertahap, Furtasan berharap, masyarakat tidak khawatir karena anggaran untuk bantuan ini sebenarnya telah tersedia di bank. Pencairan bertahap dilakukan untuk menghindari adanya penumpukan masyarakat di bank.
Baca Juga: Anggota Komisi X DPR RI Reses ke Pemkot Serang, Furtasan: Kuota PIP Mencapai 15.000
“Memang bank ini mengatur jadwal supaya tidak terlalu numpuk dan itu duitnya sudah tersedia di bank tinggal diterima. Uangnya sudah tersedia di bank jadi tidak usah khawatir,” tandasnya.
Mumum Malihah, Kepala SDN Terondol, Kota Serang, mengaku bersyukur karena banyak dari siswa di sekolahnya menerima PIP Dikdasmen. Dia mengatakan, mayoritas orang tua siswa memang bekerja serabutan sehingga pantas mendapatkan bantuan ini.
Madroi, salah seorang warga penerima bantuan PIP Dikdasmen, mengaku terbantu dengan adanya bantuan ini. Apalagi, sehari-hari dia hanya bekerja sebagai tukang jahit keliling yang penghasilannya tidak seberapa.
“Alhamdulillah, bersyukur banget. Nanti buat beli bahan buat baju. Kalau jahitnya bisa sendiri,” imbuhnya. (luthfi)
























