SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Aroma sayur segar, teriakan pedagang, dan derap langkah pembeli kini berpadu dengan warna-warna mencolok yang menghiasi dinding Pasar Anyar, Kota Tangerang.
Tidak lagi polos dan kusam, tembok-tembok di jalur masuk pasar kini menjadi kanvas raksasa, dipenuhi lukisan yang memotret denyut kehidupan di pusat perdagangan tradisional tersebut.
Kecamatan Tangerang menggelar lomba mural sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Tak sekadar ajang seni, kegiatan ini menjadi langkah untuk memperindah kawasan Pasar Anyar yang baru selesai direvitalisasi.
“Pasar Anyar ini sudah selesai dibenahi, sudah rapi. Sekarang kita percantik akses masuknya supaya pengunjung nyaman sejak pertama melangkah,” ujar Camat Tangerang Yudhi Pradana.
Sebanyak 15 komunitas seni terlibat dalam kegiatan ini. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Kecamatan Tangerang, tetapi juga dari berbagai wilayah lain. Dengan tema aktivitas pasar, para seniman menuangkan imajinasi mereka pada dinding sepanjang sekitar 400 meter di Jalan Pasar Anyar Selatan.
Setiap goresan kuas menggambarkan keriuhan transaksi, canda tawa pedagang, hingga suasana tawar-menawar yang khas pasar tradisional.
Baca Juga: Izin Kios Pasar Anyar Tangerang Kini Fleksibel, Maksimal Satu Tahun
Menurut Yudhi respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. “Apresiasi pengunjung luar biasa. Karena ini jalur utama selatan Pasar Anyar, sekarang terlihat lebih rapi dan indah,” katanya.
Pengerjaan mural dilakukan bertahap, menyesuaikan ketersediaan dinding yang dapat digunakan. Meski demikian, nuansa segar sudah mulai terasa. Dari kejauhan, deretan gambar berwarna-warni seolah mengundang pengunjung untuk masuk lebih dalam ke pasar.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir meninjau proses lomba mural. Bahkan, ia menyempatkan diri membubuhkan tanda tangannya di salah satu tembok sebagai bentuk dukungan.
“Lomba mural ini untuk meningkatkan kreativitas sekaligus memperindah kota. Pasar Anyar yang baru direvitalisasi ini tinggal menunggu peresmian, dan kita dukung dengan mempercantik lewat mural,” ujarnya.
Dengan kombinasi perbaikan fisik pasar dan sentuhan seni mural, Pemerintah Kota Tangerang berharap Pasar Anyar tak hanya menjadi pusat ekonomi rakyat, tetapi juga destinasi yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Sebuah bukti bahwa pasar tradisional pun bisa tampil modern, rapi, dan penuh warna, tanpa kehilangan jiwanya. (mg01)
























