SATELITNEWS.COM, LEBAK—Siapa sangka berawal dari genangan yang dulu sempat menimbulkan kesedihan usai rumah, sawah dan ratusan hektare ladang kini berubah menjadi sumber kebahagiaan baru bagi warga di Kabupaten Lebak. Pertumbuhan ekonomi masyarakat usai hadirnya Waduk Karian kini mulai menggeliat.
Salah satunya dapat ditemui di Kampung Baru, Desa Calungbungur, Kecamatan Sajira. Di sana, warga yang dulunya pasrah kini bangkit dengan semangat baru. Mereka mengelola wisata waduk yang menawarkan sensasi unik penyewaan perahu untuk menyusuri perairan tenang, rumah makan apung dengan menu khas, hingga area kuliner yang menggoda selera.
Setiap harinya, 20 hingga 40 wisatawan dari daerah baik Banten hingga luar wilayah singgah untuk menikmati panorama alam bendungan yang memiliki kapasitas tampung air sebesar 314,7 juta meter kubik (berdasarkan data dari Direktorat Jendral Sumber Daya Air). Bahkan saat akhir pekan atau libur panjang, jumlahnya bisa melonjak tajam. Dampak positifnya langsung terasa di tengah geliat kehidupan masyarakat.
Tak hanya itu, dampak hadirnya bendungan tersebut membuat lapangan pekerjaan pun bermunculan. Mulai dari tukang parkir yang sibuk mengatur kendaraan, pedagang minuman yang menawarkan segarnya es kelapa muda, bakso apung yang menggoda selera, hingga jasa penyewaan perahu yang mengajak pengunjung menyusuri sunyinya kampung mati yang kini terendam tenang di bawah permukaan waduk.
Salah satunya dirasakan pemilik rumah makan apung, Yuli Tri Handoko. Dirinya mengatakan ramainya pengunjung memberi dampak signifikan bagi ekonomi warga. Menurutnya jika dahulu pernah pesimis namun saat ini mereka mulai bangkit. “Dari awal, sebagian besar warga di sini adalah petani. Setelah semua lahan terendam, kami harus pindah dan memanfaatkan potensi yang ada. Waduk ini akhirnya kami kembangkan sebagai destinasi wisata,” kata Yuli, Minggu (10/8/2025).
Dia menambahkan, bahwa ke depan ia bersama warga lainnya berencana akan memperluas fasilitas wisata, mulai dari arena bermain, camping ground, jalur lari, hingga lintasan balap grasstrack. “Kami ingin mengembangkan wisata keluarga dan kuliner. Saat ini sudah ada bakso apung. Untuk perahu, sebagian warga sudah punya sendiri, tapi masih dikelola secara pribadi,” katanya.
Baca Juga: Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata
“Dengan berkembangnya kawasan wisata Bendungan Karian, saya berharap perekonomian lokal semakin maju dan mampu memberikan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat sekitar,” tandasnya.
Ahmad, salah satu pengunjung asal Kabupaten Serang mengaku kerap datang untuk menikmati keindahan bendungan, khususnya dengan menyewa perahu. “Kalau ke tempat ini saya sudah sering. Tadi saya naik perahu untuk melihat bekas perkampungan yang sudah tenggelam di Kampung Somang, lalu ke sini,” kata Ahmad.
Ahmad menyebut, kawasan bendung Karian menurutnya sangat indah sehingga tidak heran kalau kawasan itu dijadikan tempat wisata favorit warga sekitar untuk menikmati hari wekend usai melakukan aktivitas. “Pemandangannya indah, apalagi saat sore hari, udaranya juga sejuk. Mantap untuk berwisata,” ujarnya.(mulyana)
























