SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan, pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Provinsi Banten, di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, melibatkan guide atau pemandu wisata, ojek, dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), untuk jadi duta informasi.
Bahkan, sebanyak 90 orang duta informasi yang terdiri dari guide 30 orang, ojek 30 orang dan pelaku UMKM 30 orang itu, dikumpulkan untuk mengikuti Diklat Peningkatan Kompetensi, di Aula Tahura Banten, Kamis (14/8/2025).
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Tahura Banten, Haris Mulyana mengungkapkan, tujuan dari kegiatan diklat ini untuk memberikan pelayanan informasi kepada pengunjung di kawasan Tahura Banten.
“Yang saat ini mengikuti diklat, akan jadi Duta Tahura untuk menginformasikan tentang Tahura, baik konservasinya maupun kepariwisataannya,” kata Haris, saat memberikan laporan kegiatan tersebut, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan itu katanya, dibagi menjadi dua sesi yang terdiri dari sesi pesertanya yang melibatkan ojek dan pelaku UMKM. “Tadi sesi I sudah diadakan, pesertanya ojek dan UMKM. Dan sekarang sesi II, ada teman-teman guide atau pemandu wisata, dengan jumlah 30 orang,” tambahnya.
Dalam kegiatan itu katanya lagi, telah melibatkan 3 orang narasumber terdiri dari pihak Kepolisian yang akan menyampaikan tentang hukum, dari Dinas Pariwisata Banten tentang kepariwisataan, kemudian ada dari Tahura tentang konservasi.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Kami meminta kepada rekan-rekan guide bisa menangkap semuanya, nanti ini akan jadi bahan rekan-rekan untuk menyampaikan ke pengunjung. Karena kenapa, teman-teman ini yang paling lama bersentuhan dengan pengunjung bisa berjam-jam, disitu menjalin komunikasi dengan pengunjung,” tandasnya.
Kepala Tahura Banten, Hudri menegaskan, kegiatan itu berkaitan dengan visi misinya Gubernur Banten Andra Soni. Dalam visi misi itu ungkapnya, telah memprioritaskan Tahura Banten.
“Pak Gubernur memiliki beberapa visi, ada salah satu visi namanya Banten Indah, Banten Indah ini yang menjadi proyek prioritas visi misinya itu adalah membangun Tahura,” ungkapnya.
Katanya, membangun Tahura Banten itu bukan hanya soal sarana dan prasarananya saja, namun berkaitan dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus dilaksanakan.
“Kaitan dengan kegiatan kita hari ini, meningkatkan kompetensi guide dalam pelayanan informasi bagi para pengunjung, tentu kita akan membuat duta-duta Tahura. Makanya, kami berusaha dan berupaya sebaik mungkin melalui kegiatan ini,” tandasnya.
Kedepannya kata dia, para guide bukan hanya meng guide wisatawan yang berkunjung ke Curug Putri berenang saja, tetapi kedepan harus bisa menyampaikan informasi-informasi penting terkait dengan kawasan konservasi.
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
“Tujuan utama Tahura ditunjuk jadi pengelola ini adalah kawasan konservasi. Tetapi di dalam kawasan konservasi ini, ada beberapa blok salah satunya pemanfaatan yang memungkinkan untuk dikembangkan kegiatan wisata,” imbuhnya. (mardiana)
























