SATELITNEWS.COM, PAMEKASAN—Persita Tangerang akhirnya berhasil mendapatkan poin pertamanya di ajang BRI Super League. Pendekar Cisadane membawa pulang satu angka setelah menahan imbang Madura United 1-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (24/8). Uniknya, gol kedua tim tercipta melalui titik penalti.
Pelatih Persita Carlos Pena mengaku raihan satu poin cukup bagus. Mengingat, lawan bermain baik sedangkan pertandingan berjalan cukup sulit bagi Persita.
“Satu poin away itu cukup baik bagi Persita. Saya juga melihat pemain berkomitmen untuk meraih poin dalam pertandingan ini. Saya harap ini menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya,” ungkap Carlos Pena seusai pertandingan, Minggu (24/8) malam.
Duel antara Madura United melawan Persita berlangsung ketat sejak menit awal laga. Tuan rumah unggul lebih dulu di menit ke-24 melalui penalti Pedro Monteiro. Wasit menunjuk titik putih setelah Javlon Guseynov melanggar Iran Junior di kotak terlarang.
Eksekusi Pedro membuat skor berubah 1-00 untuk ruan rumah. Papan skor tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Di awal babak kedua, Persita Tangerang menekan pertahanan lawan. Namun pemain belakang Madura United berhasil menghalau serangan tersebut.
Baca Juga: Raih Kemenangan Dramatis, Garuda Muda Melaju ke Semifinal
Persita kemudian mendapat hadiah penalti di menit ke-62 setelah Pedro Monteiro handball di kotak penalti. Sang pemain juga mendapat kartu kuning dari wasit.
Aleksa Andrejic yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjebol gawang Miswar Saputra dan mengubah skor menjadi 1-1. Skor tak berubah hingga pertandingan berakhir. Kedua tim masing-masing mendapatkan satu poin.
Hasil ini membuat Persita masih tanpa kemenangan hingga pekan ketiga. Pendekar Cisadane juga tetap berada di dasar klasemen sementara dengan 1 poin.
Sedangkan Madura United berada di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan raihan 4 poin. Laskar Sape Kerab merebut satu kemenangan, satu kali imbang dan satu kali kalah. (gatot)
